100 Hari di Minecraft Hardcore Danau Terpencil

Di video kali ini aku akan mencoba bertahan hidup selama 100 hari lagi, tapi di sebuah danau terpencil yang dikelilingi oleh pegunungan yang sangat tinggi dan juga hutan dari berbagai biome. Nah, untuk objektifku kali ini cukup simpel, yaitu untuk membangun tempat ini supaya menjadi layak untuk dihuni. Selain itu, aku juga wajib untuk mengalahkan kadal ireng. Oke, dan juga ku yang kepala tiga. Kepala bapak kau. Namun, semua itu tidak akan berhasil kalau tanpa bantuan kalian. Maka dari itu sebelum aku mulai petualangannya, jangan lupa kalian untuk pukul tombol subscribe-nya, nyalakan [Musik] loncengnya dan bakar tombol like-nya. Kalau sudah, silakan kalian duduk dengan santai, ambil cemilan kalian dan nonton video ini sampai habis. Dan selamat menyaksikan petualanganku di 100 hari Minecraft Hardcore Danau Terpencil. Alright guys, kembali lagi bersamaku, pria paling tampan dan pemberani di dunia. Alright, alright, alright. Kali ini si pria paling tampan dan pemberani berada di sebuah danau terpencil, coy. Dan karena ini sangat terpencil, jadi di sini aku cuma sendirian. Yap, walaupun sendirian aku masih tetap kuat, coy. Walaupun tak kuat untuk melihat kau bergadengan bersamanya. Asik. Okelah kalau begitu daripada berlama-lama di sini kita langsung aja berpetualang, coy. Let’s go. Alright. Uh, ada pohon spurce, ada pohon dark o juga. Di sini ada pohon jungle. Alright, lengkap banget, coy. Cuma satu ya. Enggak ada si dia. Ah, sudahlah. Nah, perjalananku di hari pertama ini pun dimulai. Dan tentu saja pertama-tama hal yang lakukan adalah untuk mengumpulkan kayu. Dan seperti biasa, setelah kayu sudah terkumpul, aku pun langsung membuatnya menjadi crafting table. Lalu setelah itu, lanjut dengan membuat stick dan juga membuat sebuah pickaxe yang tentu saja langsung k gunakan untuk mengumpulkan batu di sekitar. Sampai akhirnya pickaxe-nya pun pecah sehingga tentu saja aku langsung menggantinya dengan yang baru dan juga membuat peralatan-peralatan lainnya seperti pedang dan juga kampak. Alright, sekarang bisa ambil kayu. Let’s go. Langsung terkumpul banyak, cuy. Cuma durability-nya langsung berkurang banyak kalau sudah ngancurin kayak begini. Oke, kita tanam lagi. Karena saya cinta lingkungan, coy. Alright. Tebang lagi. Oke, let’s go. Alright, ada tahiah kambing bulat-bulat. Nice. Ini lumayan, cuy. Nanti kita buat penerangan dan juga buat masak-masak. Alright, sekarang aku mau ngambil PW Spur. Oke, kita ambil sampling pohonnya supaya nanti bisa numbuhin sendiri. Gak perlu naik gunung lagi. Capek coy. Oke, udah dapat. Let’s go. Nah, ini dia Ich bos jantan bergeji. Nah. Nah. Uh, banyaknya. Mantap. Tapi tahu-tahu udah malam aja ini. Oh my godness. Bisa gawat ini, Guys. Bisa-bisa pasukan Jamet, Longor dan juga Agus pada berkeliaran. Aku harus cari tempat sembunyi dulu nih. Uh, alright, ada iron lagi. Nice. Kulanjutkan lagi perjalananku dan aku pun menemukan sebuah gua. Gua yang sangat luas dan juga cukup terang karena terdapat globerries di bagian atasnya. Sehingga sepertinya bakalan lebih aman berpetualang di gua ini daripada di atas. Alright, jadi manusia gua dulu, coy. Let’s go. Oke, kita langsung terjun aja. Wuhu. Oke, aman. Sejauh ini masih aman. Tidak ada apa-apa. Let’s go. Kita ke atas. Memang aman sepertinya di sini, coy. Takutnya [Musik] mengerikan. Aku gak mau dirono, coy. Ada dua lagi. Serang. H. Lebih baik kita minggir-minggir. Seramnya tadi tuh. Wow. Wow. Adaet yang mengintai. Alright. Maju kau jamet. Jurus lompat. Hmm. Rasakan ini. Oke, sekarang kita ke mana dulu ini, cuy? Uh, ada deep dark juga di sini. GG juga. Mm, ada jamet lagi. Aku gak peduli juga. Ih, hampir aku lihat matanya hampir jadi sosis nugget. Eh, eh, eh, eh. Hh. Kenapa ku bungul? Aku pun melanjutkan perjalananku lagi sambil mengumpulkan bahan-bahan yang kuperlukan. Dari mulai iron, eek kambing, iron lagi, temu jamet, jamet lagi, dan jamet kuyang. Loh, loh, loh, loh, l. Kok bisa begitu? Kok bisa begitu kepalanya? Oh my god. Jamet varian baru, guys. Sebuah anomali. Jamet kuyang. Coba. Ah lawan dari sini. Oh, kena kena kena. Sekali lagi. Oke, sekali lagi. Alright. Yah, dapat kerupuk aja. Huh. Eh, eh, eh, eh, ada longgor lagi. Hh. Takutnya kabur ah. Perjalanan di dalam gua masih terus berlanjut dan kali ini aku menemukan sebuah ancient city. Walaupun sedikit menakutkan, tapi aku mencoba untuk memasukinya karena pastinya terdapat barang-barang yang sangat lezat dan bergiji yang bisa aku ambil. Yang kebetulan di dekat tempatku berada terdapat sebuah peti. Oke, apakah aman? Aman deh. Oke, let’s go. Uh, let’s go. GG banget. Enchanted golden apple dua biji, coy. Oh my god. Alright, makan dulu. Nih. Santui santui santui santui santui santui. Oke aman tidak ada bunyi-bunyi. Let’s go. Oke sekarang ambil ini dulu sebelum kita mulai berpetualang cuy. Yap sebelum berpetualang lebih jauh lagi aku harus mengumpulkan wool yang ada di tempat ini. Karena wool ini bakalan sangat berguna untuk menghilangkan suara ketika aku sedang berjalan di tempat ini. Alright. Slow, slow, slow, slow, slow. Tanpa suara, cuy kalau pakai ini. Oke, kita garong aja. Bentar dulu. Cabut dulu torch-nya. Oke, maju dikit. Jurus ninja silit maling. Oke, dapat, coy. Alright, ini dia. Let’s go. Alah, berak. Lootingan apa ini, Guys? Ya sudah, kita ambilin aja buat makanan ini juga. Alright. Lumayan buat ngisi darah, coy. Oke, let’s go lagi. Di sebelahnya masih ada. Oh, ada dua nih, Guys. Oke, kita ambil satu [Musik] dulu. Upla. Kita pindahkan lagi. Let’s go. Let’s go. Let’s go. Oh my god. Oh my. Aduh, menimbulkan suara dong. Alright. Uh, tapi ada close course of binding-nya. Sungguh menyesatkan. Alright. Oke, let’s go. Pelan-pelan aja lah. Oke, di sini aja. Uh, aduh dapatnya kok begini terus, Guys. Tapi gak apa-apa. Lumayan. Makan dulu, makan dulu. Makan dulu. Nanti mati ya. Nah, ini aman. Oke, let’s go. Lumayan ini tulang nice. Ini ambil sama buku. Oke, ini juga ambil. Ambil ini juga. Penggarongan berhasil. Let’s go. Uhuh. Alright. Alright, alright alright. Dapat fortune 3, coy. Boleh-boleh berguna ini. Alright, masih banyak. Oke, oke, mantap. Uh, looting tiga. Alright, itu dia, cuy. Ayolah, kali ini baguslah dari tadi burik terus. Oke, penggarongan berhasil. Let’s go. Alright. Uh. Uh. Ini dia, coy, yang aku cari. Wuhu. Mantap. Alright, penggarungan berhasil lagi. Let’s go. Uh, alright. Uh, ini lumayan nih. Nice. Pencarian peti masih terus berlanjut, tapi beruntungnya aku berhasil menemukan diamond. Namun karena peralatanku masih cupu nista, untuk itu di sini aku langsung membuat sebuah furn untuk membakar sebuah raw iron yang berhasil aku kumpulkan. Selanjutnya setelah selesai aku pun langsung membuat peralatan-peralatan yang terbuat dari iron. Dan sekarang diamond pun sudah bisa diambil. Alright. Uhu. Ada lagi. Ada lagi. Enggak ada lagi. Alright. Lumayan dapat dua. Wih, ada lagi. Hihi. Dapat dua lagi. [Musik] Yes. Oke, dapat dua. Oke, memang dua. Alright. Boleh-boleh. Ada lagi diamond-nya, coy. Wuhu, dua lagi. Oh, tiga sekarang. Alright, ada lagi. Uh, banyak juga diamond di sini. Nice banget. Kulanjutkan lagi perjalananku dan kali ini aku berada di sebuah mindsesaft yang kut temukan di dekat Ancient City. Dan di mindsft ini aku menemukan dua buah peti dan juga tumpukan diamond lagi. Wuhu, jackpot Mamen. Let’s go. Uh. Uh. Anjay masih ada lagi. Alright, alright, alright. Niceo. Dan akhirnya perjalananku di dalam gua ini pun berakhir dan aku berhasil mendapatkan barang-barang yang sangat lezat dan bergiji banget. Oleh karena itu, tujuanku selanjutnya adalah untuk memulai pembangunan. Alright, sekarang kita cari tempat untuk berteduh dan berlindung. Aku pengen bikin sesuatu di tengah-tengah sini, cuy. Jadi biar kayak dikelilingin sama pegunungan. Nah, kita lihat dulu dari atas. Alright, kayaknya di sini. Mantap nih. Oke, sepertinya di sini aja. Nah, setelah mendapatkan tempat yang pas, aku langsung membuat platform untuk pijakan dan aku hanya membuatnya sebesar ini. Karena tujuanku sekarang hanya untuk menaruh barang-barangku saja. Karena untuk selanjutnya aku akan mengumpulkan bahan-bahan yang diperlukan untuk pembangunan. Lalu setelah selesai sebelum berangkat aku pun membuat beberapa peralatan lagi untuk membantuku dalam petualangan kali ini. Dan setelah selesai, aku pun langsung memulai perjalananku. Dan bahan pertama yang harus aku cari adalah pohon cheri blasem yang di mana pada pembangunan kali ini aku akan membuat tema jejepangan lagi. Uh, sugar cane. Let’s go. Nice. Gula-gula. Wih, keren dari tadi pegunungan-pegunungan begini, cuy. Wuhu. Hmm. Mumpung di lautan kayaknya lebih baik cari ikan dulu deh buat bekal perjalanan ini. Ik. Ik. Ik. Ikang. Sue. Alright. Banyak shoot. Let’s go balik ke perahu. Wih. Jarak jauh juga ternyata kayak jarakku denganmu. Tak bisa bersatu. Aduh. Perjalanan lanjutkan kembali dan kali ini sampailah aku di hutan Birch. Sama halnya dengan yang sebelumnya, aku juga mengambil kayunya serta mengambil sampling pohonnya karena siapa tahu bisa kupergunakan nanti saat pembangunan. Selain itu, aku juga mengumpulkan bunga-bunga yang kutemukan di perjalanan. Namun karena aku berjalan pada malam hari, situasi jadi tidak kondusif dan membuatnya menjadi acumalaka. Astagfirullahalazim. Aku ada longor. Ah, tolong tolong. Saya mau hidup, Pak. Hah? Makan dulu, makan dulu biar enggak mati. Aduh, masih ada [Musik] lumur. Anjir, balaknya motor. Ya udahlah, kabur aja kita. Yap, aku pun terus berlari untuk menghindari segala bentuk perlongoran dan juga peragusan. Untuk terhindar dari mental health yang terombang ambing dan juga kesehatan jantung. Karena jantung yang sehat, terdapat keluarga bahagia. Apa sih gaje? Nah, singkat cerita akhirnya aku berhasil melewati malam dengan selamat. Selain itu, aku juga berhasil menemukan biomry blasem. Ini dia nongol kepalanya. Hihi, akhirnya perjalananku enggak sia-sia, coy. Yap, karena sudah sampai di sini, aku pun langsung mulai menebangi pepohonan yang ada di tempat ini. Sampai akhirnya aku menemukan domba yang sangat langk. Lari lari lari lari ke sini ke sini dulu, ke sini dulu, ke sini dulu. Action. Wih, guys. Ada donbing. Wuhu. Let’s go. Aku dapat donping bungul. Dah, dah, dah. Udah main langkah-langkahnya. Alright, sekarang kita kumpulin kayu lagi, coy. Aku butuh banyak banget nih. Yap, K lanjutkan lagi untuk mengumpulkan kayu. Karena kayu ini adalah bahan utama untuk pembangunan kali ini. Dan aku akan mengambilnya sampai memenuhi inventoryku. Karena aku malas untuk bolak-balik ke sini lagi karena jaraknya lumayan jauh. Apalagi aku belum memiliki banyak tulang sehingga aku tidak bisa menumbuhkannya di tempatku. Dan singkat cerita, setelah selesai aku langsung kembali ke sini lagi untuk membereskan inventoryku terlebih dahulu. Setelah itu aku lanjut berjalan lagi untuk mengumpulkan bahan-bahan lainnya. Uh, oke sapi. Nice. Itu yang kuinginkan. Nah, aku kembali ke sini adalah untuk mengumpulkan kayu dark oak dan juga kayu Spurs. Aku sengaja untuk mengambilnya bersamaan karena bahan ini bukanlah bahan utama. Jadi untuk pemakaiannya juga tidak terlalu banyak. Uh, ada Neta report. Halle ambil dulu coy. Let’s go. Oke, ada obsidian lumayan. Flint-nya juga lumayan. Sisanya fortune 2 ya lumayanlah. Alright, kita ambil ini sama ini juga tentunya. [Musik] Nah, singkat cerita setelah Kayu Spurs dan juga Kayu Dark O sudah berhasil terkumpulkan, aku pun lanjut berpetulang lagi. Dan kali ini aku berada di Biom Jungle. Dan sudah pasti aku ke sini adalah untuk mengumpulkan kayu jungle yang di mana ini juga termasuk bahan utamanya yang akan k gunakan sebagai platform dari desaku. Nah, setelah bahan kayu sudah berhasil aku kumpulkan, lanjut lagi ke bahan batu. Dan biar lebih mudah, aku pun kembali ke gua yang sebelumnya sudah pernah aku datangi. Dan bahan pertama yang berhasil aku temukan di sini adalah batu diorit. Untuk itu, aku pun langsung mengumpulkannya. Namun, untuk batu ini aku tidak memerlukannya terlalu banyak. Maka dari itu aku pun mengambilnya secukupnya saja. Nah, setelah diorit, lanjut ke bahan yang terakhir, yaitu batu deep plate. Dan untuk mengumpulkannya, aku menggunakan metode ini. Aku sengaja melakukan ini sekalian untuk mencari diamond ataupun ore-ore yang lezat dan bergiji lainnya yang bisa aku ambil. Alright, semua bahan-bahan yang ku butuhkan sudah lengkap dan saatnya untuk Dunbo Kulimantan yang tampan dan pemberani ini beraksi. Let’s [Musik] go. I’m an angel cuz I love you and broken. The devil you don’t care how I feel. Yeah, I could get used to the magic of your love, but I know it’s good to be true. I could use to the magic of your touch. I keep going back [Musik] to you. If you only open up your eyes me, I’ll be waiting forever. Can’t to tell even love your darkest size but you don’t need me. You don’t need me. Only see me as a friend. I could get used to the magic of your love but I know it’s too good to be true. I could get used to the magic of your touch. I keep coming back to [Musik] you. I’ll be for [Musik] you. I’ll be for you. [Musik] [Musik] over and over to make [Musik] I do over and over. [Musik] I [Musik] am happy for [Musik] for [Musik] Alright, akhirnya pembangunannya kelar juga nih. Tapi sebelum aku review rumahnya terlebih dahulu, aku bakalan tidur dulu, coy. Soalnya ini sudah malam. Tapi by the way ini bagian dalam dari rumahku ya. Aku membuat storage room kecil-kecilan aja karena aku gak berencana untuk mengambil resourch banyak-banyak. Alright, sekarang aku bakalan review-review terlebih dahulu apa saja yang sudah aku bangun, cuy. Nah, di sebelah sini aku buat menjadi kandang hewan ternak. Aku enggak bakal mengotak-ngotakkan mereka. Jadi, nanti aku satukan semuanya di sini. Cuma nanti aku bakalan ganti dirt block-nya ini dengan grass block, cuy. Biar nanti jadi lebih bagus lagi. Alright. Sekarang aku mau review bangunan yang ini, cuy. Nah, ini aku buat menjadi sebuah tempat villager breeder yang di bagian atasnya sudah pasti tempat farmer biar bisa mereka bercocok tanam sendiri, cuy. Alright, terus kasurnya aku taruh di depan situ biar enggak kelihatan nih posisinya di belakang ya, cuy. Alright. Nah, jadi seperti ini aku taruh ya. Bodo amat lah ya. Yang penting tidak merusak estetik dari tempat ini, coy. Oke, sekarang lahan yang terakhir yang aku buat, yaitu untuk lahan pertanian. Cuma di sini aku masih belum punya bibit-bibit wortle sama kentangnya. Maka dari itu di sini masih kosong melompong. Oh my God. Oke, kalau begitu sekarang aku mau pergi berpetualang lagi, cuy, buat ngumpulin hewan-hewan ternak. Jadi, aku bakalan ngambil yang terdekat dulu. Yang sebelumnya sudah aku lihat nih. Alright, kayaknya di sekitar sini deh aku nemuin sapi. Kita sambil ngumpulin kayu lagi. Lumayan nih buat stok tambahan. [Musik] Alright. Oh, ini dia ternyata, coy. Let’s go. Satu. Oke, nice. Ada dua. Let’s go. Eh, kenapa matamu ici, Bos? Kok juling ini juga lagi. Kebanyakan ngelim kah kamu? Aneh betet dah. Alright. Cuma dua kah? Oh, tuh ada lagi satu. Oke, nice. Uh, malas betanget nuruninnya. Kita coba terjunin aja kali ya. Oke. Tinggi juga ini. Oke, di bawah tuh aman coy. Aman aman. Turun turun turun. Eh, eng kamu turun. Eh, turun turun. Wih. Oh my God. Dah, sana. Kamu juga. Nah, kamu juga. Jangan kabur kamu. Nah. Loh, malah nyangkut pembukanya langsung turun malah nyangkut. Oke, let’s go. Yap, akhirnya aku berhasil mendapatkan tiga ekor sapi yang sudah kuasukkan ke dalam kandang. Dan tidak lupa aku beri makan agar mereka langsung berkembang biak. Agus lapar, Bu. Nah, keesokan harinya aku pun melanjutkan perjalananku lagi untuk mencari hewan-hewan ternak lainnya. Namun, kali ini aku berpetualang cukup jauh karena setelah mengintari hutan di sekitar desaku, aku tidak menemukan apa-apa. Sampai akhirnya setelah seharian aku berkeliling, aku berhasil menemukan sesuatu. Oh my God, akhirnya cuy ada Ibab. Wuhu, ada dua pas banget sebutannya Ia dan juga Joko. Oh my God. Huhu. Nice. Kita tumpuk dulu terus tarik pakai tali. Come on. Oke, lumayan diambilin. Let’s go. Lah, ada ayam juga di sini. Oh my God. Let’s go. Hii. Sini, sini. Ia Joko. Aku mau numpuk dia ini. Eh, eh, sini sini sini sini. Eh, sini. Nah, kita tumpuk [Musik] aja. Oke, kita tarik. Let’s go. Oke. Idih, najis dari tadi dapat ini mulu dah. Tapi gak apa-apal dah. Lumayan kulitnya. Ih, susah banget cari domba. Perasaan sebelumnya ketemu terus. Oke. Oh, akhirnya. Huhu. Dapat juga, cuy. Nah, ini kita tumpuk aja. Itu ada lagi. Hihi. Yeay. Tambah lagi. Nah, tiga tumpuk. Tarik dulu. Oh my God. Let’s go. Udah malam. Bahaya banget. Uh, ada satu lagi. Ini angkut. Akhirnya domba pun berhasil kudapatkan. Karena jaraknya sangat jauh, aku pun membawanya menggunakan perahu. Dan di perjalanan pulang, aku menemukan sebuah kapal tenggelam. Alright. Bisakah aku dapat jackpot di sini? Uh, lumayan. lumayan lan oke ada satu lagi peti di sini woi woi kenapa ini delay buka woi. Nah alright oke uh ada burasure map let’s go bisakah kita dapat jackpot di sini scan anjay sangat merosakkan dan singkat cerit akhirnya aku berhasil mendapatkan semua hewan ternak dan keesokan harinya aku pun melanjutkan petualanganku lagi. Dan tujuanku kali ini adalah untuk menemukan villager. Namun sambil berjalan, aku juga sambil hunting-hunting kapal tenggelam. Karena siapa tahu aku bisa mendapatkan barang-barang yang sangat lezat dan bergiji. Alright. Oke. Uh, fiturfing 4 mending GG sekali ini. Okelah, kita ambil aja lumayan. Let’s go. Ada lagi enggak? Oke, sepertinya gak ada lagi. Kita pakai aja ini coy. Lumayan. Alright. Oke, sekarang kita berpetualang di pulau aja. Let’s go. Eh, banyaknya domba di sini. Ii, Bos. Oh my godness. Dari tadi susah nyari di sini ternyata banyak. Uh, di situ ada sapi-sapi juga. Ambil dulu. Lumayan kulit-kulitnya, coy. Minta kulit ku. Ada portal lagi. Uh, beraknya isinya. Mending kita ambil ini aja buat tambah-tambah nanti bikin portal. Perjalanan pun masih terus berlanjut dan akhirnya aku berhasil menemukan sebuah desa. Intuisiku benar, coy, sama pulau ini. Let’s go, akhirnya kita dapat desa juga. Alright, assalamualaikum warga yang budiman. W pada ngumpul di sini semua. Alright. Baiklah warga Budiman kalian tolong minggir sebentar, saya mau tidur. Nah, keesokan harinya sebelum aku membawa para villagernya ke rumah, di sini aku mempersiapkan perahunya terlebih dahulu. Lalu setelah itu aku pun memasukkan satu persatu para dontol-dontol ini ke dalam perahu. Lalu setelah selesai sebelum meninggalkan tempat ini, tidak lupa aku mengambil beberapa blok pekerja. dan juga Hibel yang berada di desa ini. Karena mubajir banget kalau enggak ada yang makai. Dan karena semua urusanku sudah selesai di sini, aku pun langsung menaiki perahuku dan pergi meninggalkan desa ini. Wih. Lah ini kok bisa spawn di sini? Oh my God. Hah. Gila-gila ini penjual di segala medan juga ditempuh, coy. Gila, tapi penjualannya tidak ada yang berguna. Ini sudah aku punya semua. Wei, wei. Bungul, bungul. Hei, bungul ikam. Ngapain jualan di sini? Siapa yang mau beli? Aduh. Nah, kamu tuh cocoknya di sini nih. Orang bungul cocoknya di situ aja. [Musik] Bisa gak dia untuk keluar tuh? Oke, kita ambil ilamannya aja nih, cuy. Lumayan nih pakai tali kita bisa bawa. Akhirnya setelah perjalanan lumayan jauh, aku pun berhasil kembali ke rumah dengan selamat. Selanjutnya aku pun langsung memindahkan seluruh villagernya ke dalam villager breeder. Karena kalau aku biarkan di dalam perahu itu bakalan berbahaya banget. Karena kadang para jamet lumutan suka caper lalu naik perahu dan main titanic-titanican. Alright, karena villager sudah berhasil aku dapatkan, maka dari itu untuk selanjutnya aku akan meneruskan pembangunanku lagi dan saatnya untuk Dunbo Kuliman ini beraksi lagi. Let’s [Musik] go. But hum. [Musik] No one could ever do close to you. Yeah. One night fair. What can I say to make you never leave this room? I need you to stay little longer. Forever. Oh yeah. I need you to stick around for later. You feel so right now. I need you to stay longer forever. I get to know your friends, but I’ll be loving them. I’ll try to make them love me back. It won’t be like it was before. Easy when pure. I’m falling and falling fast. Oh, they can’t go. No one could ever do. Nobody’s close to you. Yeah. One night, what can I say to make you never leave this room? I need you to stay a little longer. need to stay for a little need you to stay you feel so right now a need you to stay need you to stay forever Yeah. [Musik] Yeah. Forever forever. [Musik] Nah, semua sumber kehidupan sudah berhasil aku dapatkan. Namun masih ada tersisa yang kurang, yaitu aku belum memiliki wortel ataupun kentang yang di mana aku memerlukan salah satunya untuk mengembang biakkan para villager. Maka dari itu untuk selanjutnya aku akan mencarinya lagi dengan berburu zombai di dalam gua. Alright, let’s go. Sekarang aku mau coba gua yang sebelah sini coy. Soalnya yang di sana sudah bosan aku. Oke, ternyata di sini lasca cave juga ya. Alright, sampai kita. Uh, masih kosong. Tidak ada jamet yang muncul. Oh my godness. Padahal aku berharap dia udah datang, coy. Ini lagi apa coba? Dari tadi sepanjangan jalan cuma ada koper. Oh my God, malah ini. Oh my God, Saiful Darman lagi yang muncul. Aku butuh jamet. Jamet bukan saful Darman. Mana jamet ini? Oh, ini lebih bagus dari Jamet. Let’s go. Nice. Oke. Alright. Ini juga ambil lumayan. Nah, ada Mesaft lagi, cuy. Kita ambilin dulu. Lumayan XP-nya. Oke, let’s go. Kita periksa di sini ada apa aja. Ih, ada longor. Ih, takutnya kenapa, Bang, lehernya, Bang? Peang kah, Bang? Ih, gak bisa nyerang dia. Oke. Ciluk, Pak. Ciluk, Pak. Ciluk, Pak. Bisa-bisa ya. Dia gak nyerang, ya. Mantap. Ye, ini dia. Wuhu. Ye, golden apple. Nice. Strawberries. Ah, gak guna. Terus kita dapat uh fortune 3. Let’s go. Alright. Mumpung bawa banyak iron kita bikin dulu. Mantap. Kita bikin ini tiga coy. Oh, tambah lagi. Kureng, kuring, kuring. Nah, ini kita bikin ini terus t sama ini. Let’s go. Kita bikin unfel. Langsung aja kita getok coy. Eh, kayaknya bikin yang baru dulu deh. Durability-nya sayang banget. Nah, itu dia. Oh my God. Ah, ini bisa banyak kita dapat, coy. Let’s go. Itu dia ada lagi, coy. Oke, Col. Apalagi? Hmm, Bedrot. Uh, looting dua. Nice banget. Alright, alright, alright. Lumayan banget nih, coy. Jadi, aku sekarang bisa dapat double double kalau nge-kill musuh nih. Mantap banget. Nah, alhamdulillah ada jam kudasai juga akhirnya, coy. Wuh. Huhu. Yah, mana kentangku? Nah, itu ada jamit lagi. Eh, bukan kamu Agus. Tidak Agus. Nah, ini sasaranku Agus. Alright. Ih, masih belum dapat juga, coy. Ini suaranya ngeri banget dari tadi. Wuh, memang banyak ternyata. Sini, sini, sini. Aku suka yang satu ini. Banyak dan juga ganal-ganal. Ihi, ihi, ihi. Ih, freaky team dapat please. Oh my Godah, masih belum juga, coy. Eh, Agus. Sudahlah Agus. Aku tidak ingin bertemu denganmu. Alright. Weh, ini yang benar aja. Mana jom? Oh, ini dia coy, yang ku cari-cari. Alright, mantap juga ininya. Kita ambil dulu. Oke, nice. Ayolah keluar Jamet. Kita ambil-ambilin dulu ni. Ah, lumayan. Jamet, I’m coming. I’m coming. Uh, banyak. Let’s go. Ini kesempatanku. Alright. Yah, belum dapat. Oke, gak apa-apa. Kita bakalan nget di sini dulu, coy. Yap, dikarenakan aku sudah malas untuk berkeliling. Aku pun memutuskan untuk ngepet di sini saja. Namun setelah membunuh banyak jamet, aku masih juga belum mendapatkan apa yang aku cari. Oleh karena itu, aku pun memutuskan untuk membawa spawnernya saja karena aku sudah sangat frustasi berada di bawah sini. Dan singkat cerita, setelah sampai di desa, aku pun langsung menaruh spawnernya di tempat ini yang di mana tempat ini sebenarnya adalah tempat untuk enchanting room. Tapi setelah ditunggu jametnya malah enggak keluar-keluar. Ya, kemungkinan ini terjadi dikarenakan intensitas cahaya di tempat ini terlalu tinggi sehingga jamikasainya jadi malas untuk keluar. Ya, jadi karena Project Jamet sudah gagal, maka dari itu aku pun memutuskan untuk pergi berpetualang lagi untuk mencari sebuah desa ataupun kapal tenggelam. Karena di sanalah ada kemungkinan aku bisa mendapatkan kentang dan juga wortel. Dan sepertinya Dewa Babang Suprapto benar-benar menyertai perjalananku kali ini. Karena baru berlayar sedikit, aku sudah menemukan sebuah kapal. Oh my God. Oh my God. Please kali ini please ada. Please kali ini please. Aku butuh wortle atau kentang please. Alright guys akhirnya perjuanganku gak sia-sia. Oh my God. Setelah 77 hari ku lewati baru berhasil mendapatkan wortle dan kentang. Sungguh luar biasa. Yap, akhirnya aku berhasil mendapatkan wortle dan juga kentang. Untuk itu langsung saja aku tanam di lahan yang sudah aku sediakan. Dan dengan bone meal ini aku bisa menumbuhkannya dengan cepat lalu mengambilnya dengan fortune 3 sehingga hasilnya menjadi lebih banyak dan bisa aku tanam lagi. Dan hal ini kulakukan secara terus-menerus dan berulang kali sampai semua lahannya terisi penuh dengan wortel dan juga kentang. Kerja bagus. Lalu hasil panennya sebagian aku tanam di tempat ini dan sebagian lagi kuberikan kepada La Idi dan juga La Udu. Hingga inilah yang terjadi. Nah, akhirnya cuy. Rizki sudah lahir. Siap jadi budak corporate sejati. Kepala Bapak kau. Nah, karena urusan perkembang biakan villager sudah teratasi, maka dari itu untuk selanjutnya aku akan mengumpulkan bahan-bahan yang diperlukan untuk melakukan trading dengan para villager. Maka dari itu di sini aku langsung mempersiapkan dua buah kampak diamond karena kebetulan diamond yang kudapatkan cukup banyak dari menambang sebelumnya. Dan selanjutnya tinggal menumbuhkan sampling pohonnya. Aku memilih pohon jungle karena hasilnya bisa lebih banyak daripada poon Spur dan ditambah lagi tidak merubah blok tanahnya ketika ditumbuhkan. Karena nanti aku berencana untuk menggantinya dengan grass block. Karena kalau tanya berubah jadi potzol itu akan membuatku kerja dua kali. Dan singkat cerita, setelah aku menghabiskan banyak bond meal akhirnya aku berhasil memenuhi inventoryku. Dan ini dia hasilnya. Walaupun sebenarnya masih banyak lagi kayu yang bisa aku ambil karena masih banyak yang berserakan di tanah. Nah, karena stok kayu yang banyak sudah berhasil kudapatkan, untuk itu aku langsung saja membuat blok pekerjanya. Dan di sini aku membuat block fletching table untuk mempekerjakan villager fletcher. Oke, para babu-babu bersahaja silakan bekerja. Eh, ini kurang satu. Oke. Alamak, jangan. Itulah yang jualannya. Ayo berubah, berubah dulu, berubah dulu. Oke ya. Elah malah enggak mau kerja lagi. We we we. Ini para don tidak mau bekerja sama sekali ini. Weh, kenapa ini? Ya sudahlah kita coba tidur aja dulu. Soalnya kayaknya dia gak mau kerja kalau belum pagi, coy. Alright, kita masuk dulu ke dalam rumah. Kita tidur dulu. Ayo, kerja kerja kerja kerja. Nah, oke. Itu dia, cuy. Jadi, kita langsung aja ubah jadi ini dulu. Terus kita ubah jadi stick. Waduh, penuh. Oke, itu dia. Mantap, coy. Tukar [Musik] lagi. Dan akhirnya seluruh villagernya sudah kupekerjakan. Selain itu, aku juga sudah melakukan transaksi dengan mereka semua sehingga aku sudah tidak bisa melakukan transaksi lagi sampai mereka restok kembali. Jadi sambil menunggu restok kembali, maka dari itu aku akan membuat sesuatu terlebih dahulu yang berguna untuk villager trading hall ini. Alright, jadi kita ambil dulu iron-nya coy. Ini dia. Terus kita kasih sini. Terus kasih ini. Nah, ini dia furniture workbench. Aku perlu bikin sesuatu untuk mengikat villagernya. Nah, ini dia, coy. Cuma aku kayaknya gak pakai kayu ini deh. Kita ganti dulu kayunya. Masukin dulu kayunya. Ini penuh banget, coy. Oh my God. Oke, kita masukin dulu. Kita pakai kayu cherry loh. Ini dia. Alright. Oke, kita bikin dulu bikin planknya dulu, coy. Terus kita langsung bikin aja classic cherry chair. Oke, ini aja deh. Oke, kita satu lagi. Alright. Terus kita taruh di sini. Sini sama sini. Sebelahnya lagi sama ini. Sini sama sini. Terus kita kasih blok pekerjanya. Ini kita kasih lagi yang ini. Oh, ini. Oke, nih. Mantap. Ini blok-blok pekerja baru, coy, yang kuambil di villager sebelumnya. Kita ganti dulu ini aja, mending. Nah, oke. Yang sebelah sini itu ini aja deh. Blast furness aja. Belum punya lagi, coy. Oke, sekarang kita pindahkan villagernya dulu. Let’s go. Ini pasti udah banyak nih. Seronokonya main laga-laga. Main lagaaga dia di bawah sini. Oh my godness. Jadi apa kagak tuh? Bisa-bisa ya dia main laga-laga dilihatin orang. Oh ini villager pemalas malas. Nah ini aja nih. Itu villager dontol itu. Oke let’s go. Nah, kamu duduk sini aja langsung. Oke. Uh, langsung kerja, coy. Mantap betul. Nah, semua villager baru sudah berhasil aku pindahkan ke dalam ruangan ini. Dan selanjutnya karena mereka sudah restock, aku ingin melakukan transaksi lagi. Akan tetapi, dua villager memiliki harga yang cukup tinggi. Anjoy. Ini muka tanpa dosa. Eh, tandain kamu nih ya. Tandain mukamu. Kalian tuh kerja enggak ku gaji, jadi kalian tuh harus semangat. Nah, setelah selesai mengumpulkan emerald, lanjut ke villager armorer. Namun, karena di sini harganya masih cukup mahal, maka dari itu aku mencoba untuk mengubahnya. Namun, setelah dicoba berulang-ulang kali, aku masih juga belum berhasil untuk mengubahnya menjadi villager armorer. Saking lamanya proses ini, sampai-sampai villager-villager Fletcher sudah bisa melakukan pertukaran lagi. Karena gagal terus, terpaksa aku harus memindahkannya dan akhirnya berhasil. Nah, akhirnya yah masih mahal juga. Oke, kita coba lagi. Please lah ya kan. Nah, oke. Oh ini aja dah udah dah. Capek capek capek. Udah dah biar aja emeraldku banyak coy. Oke, diamond boots kita ambil. Leging-nya enggak usah karena aku sudah pakai yang lumayan bagus coy. Nah, ini dia. Uh, mantap. Oke, itu dia. Sekarang aku mau jajan di sini. Dapat si lantern. Mantap. Benar kalau ini. Oke, ada slime ball mantap juga. Ini perkayuan kita ambil aja nanti bisa lakukan pertukaran lagi. Beli di sini GG sekali ya, G. Uh, ada seonge seonge. Oke, alright. Kita naikin ini aja. Lumayan XP-nya cuy. Terus kayunya kita jual lagi. Nah, mantap coy. Nah, setelah berhasil mendapatkan equipment yang bagus, aku pun mulai menyusun meja enchantingnya. Dan setelah selesai disusun, aku pun langsung menggunakan enchanting table-nya untuk mengenchant beberapa armor dan juga peralatanku dan berhasil mendapatkan enchanement yang sangat bagus. Wow. Dan selanjutnya aku pun menggunakan Unfil untuk menggabungkan dua pedang dan juga dua pickaxeku agar hasilnya jadi lebih bagus. Dan untuk menutup kegiatanku hari ini, aku pun membuat golden apple untuk perbekalan di perjalanan. Karena tujuanku selanjutnya adalah untuk berpetualang ke Nether. Hari ke-88, perjalanan di Nether pun dimulai dan kumulai dengan membuat jalanan seperti ini. Karena aku berada di biayom terbusuk, jadi jalan ini sangat membantuku untuk terhindar dari parkour-parkour enggak jelas. Dan tujuan utamaku untuk pergi ke Ner ini adalah untuk menemukan fortress agar aku bisa mendapatkan blast rot dan juga kepala witer wis pujungan. Hmm. Alright, kemarikan. Hup. [Musik] C. Oke. Y R. Aw. Buset. Nah, sikat setelah lumayan jauh berjalan. Akhirnya aku berhasil menemukan sebuah. Nah, ini dia yang mantap. Alright, kita dapat anaknya. E, aduh, longer pengganggu minta diboy. Nah. Oh, memang koknya Agused dari tadi bujungan terus. Alright, rasakan ini. GG sangat. Rasakan ini. Weh, ngeri ngeri ngeri. Aimnya dewa coy. Oke, lanjut lagi. Alamak mantap nih. Ada dua coy. Hihi. Dan singkat cerita, sampailah aku di sebuah fortress setelah melalui perjalanan yang sangat panjang. Yo, longor ireng. Let’s go. Yup. Hup. Oke. Uh, ada lagi, coy. Oke. Ih, kenapa kepalanya begitu? Perasaan semua mob di sini kepalanya pada bermasalah. Alright. Oke, sekarang ke mana kita? Idih, ada lagi long irengnya. Come on, come on, come on. Nah, ini dia ku cari. Let’s go. Keluarkanlah. Oke, langsung dapat. Tapi aku terbakar. Yap, karena aku sudah menemukan spawnernya, maka dari itu aku pun memutuskan untuk ngepet di sini untuk mengumpulkan blast rot yang banyak untuk membantuku mencari stronghold dan pergi ke the end. Alright. Alright, dapat 19. Let’s go. Nah, setelah berhasil mendapatkan blastroot yang banyak, aku pun mulai mengelilingi fortress ini lagi untuk mengumpulkan barang-barang yang sangat lezat dan bergiji seperti ini, ini, ini, dan juga yang ini. Sehingga setelah itu aku pun berfokus untuk mengumpulkan Wer Clenton School. Yo, akhirnya dapat juga cuy. Let’s go. Sisa dua kepala longor lagi, yo. Dapat lagi. Hihi. Oke, ini longer pengganggu. Oke, tadi di bawah kayaknya ada lagi deh. Nah, kan dapat lagi. Yes, sudah lengkap cuy. Tapi di sana masih ada longor-longor ireng yang pengen dikecup. Oke, let’s go. Akhirnya semua yang kubutuhkan sudah berhasil kudapatkan dari fortress ini. Dan aku pun melanjutkan perjalananku lagi. Dan tujuanku selanjutnya adalah biome warped forest untuk mengumpulkan ender pearl yang bisa kudapatkan dari Enderman. Let’s go, let’s go, let’s go. Astagfirullahalazim. Oh my God. Tolong, tolong. Oh. Oh my God. Bisa-bisanya begitu. Aduh. Uh. Uh. Oke. Oke. Hah. Akhirnya hampir jadi Dunbo panggang. Lu sok asik banget. Dan akhirnya aku pun sampai di biom warpet forest sekaligus mendapatkan achievement yang sangat lezat dan bergiji banget karena levelku naik secara drastis. Dan sesampai di sini, aku pun langsung mulai berburu. Oke, ini dia loh, mana? Oh, itu dia. Oke, sudah satu stu let’s go. Saatnya Bulik. Dan akhirnya perjalanan di Nether pun berakhir. Setelah itu aku pun langsung membangkitkan Happy Gas dan aku berencana untuk memeliharanya karena nanti ketika dia besar, aku bisa mempergunakannya untuk membantuku mencari Stronghold. Dan setelah berhasil membangkitkan dua Happy Gas, aku pun kembali ke villager trading hall lagi untuk mengurus villager lagi. Yang kali ini aku mempekerjakan villager librarian untuk mencari buku mending agar aku bisa mencolokkannya ke armor dan juga persenjataanku supaya tidak cepat rusak. Akan tetapi, setelah beberapa kali percobaan, buku Unbreaking 3 lah yang berhasil kudapatkan. Karena ini juga bagus, jadi aku pun mempertahankannya dengan cara bertransaksi sekaligus untuk menaikkan levelnya sampai akhirnya aku bisa membeli kaca dan kaca tersebut langsung ku gunakan untuk membuat sebuah gry harness yang berguna untuk diberikan kepada happy gas yang berputar-putar. Eh, sudah gila kayaknya Pigas ini kurang seon kayaknya otaknya. Tapi kayaknya asik tuh ikutan ah. Oke, karena kendaraan untuk berpetualang sudah berhasil kudapatkan, maka selanjutnya aku akan menyelesaikan pembangunan di tempat ini. Let’s [Musik] go. I know must get right. Must back in the fight. This can’t be a surprise. I think I let it sleep walking through all of my problems. I know I can’t make it through. Every night is the same. I keep running fast, left and right. Wondering where my head’s come out. I’m sleep walking through all of my [Musik] problems. All of my [Musik] problems. Where did it go? The feeling of thirst desire to be rocking my heels I’m numbers of poison flowing my face I got used to avoiding the pain. I know must get back in the fight. Alright, akhirnya pembangunannya selesai juga. Dan sebelum berangkat untuk mencari strongg hold, aku pun mempersiapkan semuanya terlebih dahulu. Dimulai dengan membuat Eye of Ender. Dilanjutkan lagi dengan membuat sebuah ender chest agar aku bisa membawa barang-barangku. Setelah itu, aku pun melakukan transaksi lagi dengan para villager flatcher untuk menaikkan levelku karena aku memerlukannya untuk enchanement lagi. Dan untuk tambahan XP, aku membuat seorang villager clar. Karena selain bisa membeli ender pearl, aku juga bisa membeli bottle of experience yang bisa kupergunakan untuk menambah XP-ku. Sehingga selanjutnya aku pun sudah bisa untuk melakukan enchancement lagi dan memaksimalkan potensi dari senjatanya dengan menggabungkannya. Dan setelah sebuah persiapan yang sudah beres, aku pun langsung menaiki happy gasku dan pergi menuju Strongghul. Dengan menggunakan Happy Gas, perjalanan pun jadi lebih singkat sehingga akhirnya aku sudah berhasil menemukan arah tujuannya. Lalu selanjutnya supaya happy gasnya enggak hilang, aku pun memutuskan untuk mengikatnya di sini dan tidak lupa untuk tidur supaya nanti pada saat balik dari end aku langsung kembali ke sini. Dan keesokan harinya aku pun mulai menggali ke bawah hingga tembus ke sebuah gua dan strongghhold pun berhasil kutemukan. Nah, ini dia. Let’s go. Eh, kok ada suara uget-uget? Apakah dekat sini pintu portalnya? Sikat dulu. Ini lumayan, coy. Tambah-tambah ender pearl. Nah, alright. Kayaknya aku cukup beruntung. Nah, kan GG sanget, cuy. Nah, sekarang tinggal pasang. Pasang sini. Lagi lagi lagi dan lagi. Oke, saatnya kita masuk. Let’s go. Y Minda. Sampai juga kita di saatnya kita langsung ke atas aja. Alright. Yap, akhirnya pertarungan dengan kadal ireng pun dimulai. Dan tentu saja hal pertama yang K lakukan di sini adalah menghancurkan semua kristalnya. Ehh heh heh heh eh eh eh. Pujungannya kok bisa? Aku gak lihat matanya. Waduh, waduh, waduh, waduh, waduh, waduh. Oh my god, oh my god, oh my god. Eh, pujungannya ini. Eh, pujungannya. Eh, aku ngelihat matamu. Oh my God. Nah. Eh, ada lagi. Ada lagi dong, Guys. Parah. Abah. Ah, tujuan betul semuanya nih. Gimana sih? Aku gak lihat matamu. Ih, Atip. Ih, takutnya. Oh my God. Rasakan ini. Rasakan ini. Oke, lanjut lagi, coy. Hihi, mantap. Ampun, Bang. Oke, sudah semua hancur kristalnya. Tinggal nunggu dia turun aja. Alright, turun woi. Turun kadal bugul cepatlah. Come on come on come on come on come on. Alright, let’s go. Hantam kepalanya kasih jadi bubul. Oke, seikat lagi pakai padah. Mantap. Set lagi kita sikat lagi. Wuhu. Tinggal sedikit lagi. Ah, ini panahin aja dah. Goodbye kadal ireng, kadal bungul, kadal walu. Yey, let’s go. [Musik] Akhirnya kadal ireng berhasil kuk kalahkan dan aku pun langsung mengambil semua XP yang berjatuhan dan lanjut berpetualang untuk mencari NC yang di mana tidak seberapa jauh aku berjalan. Akhirnya aku berhasil menemukannya. Walaupun sebenarnya aku sedang digentayangin sama geduo. Gederuonya gak bisa masuk, Guys. Ye, alright. Ih, bisa ternyata. Buset dah. Ah, oke. Dari tadi digaguin terus. Alright. Enggak turun-turun nih. Ei, ei. Ah. Oke, let’s go. Tembak aku. Yeay. Ye. Terbang. Let’s go. Alright. Tembak lagi. Nah, bagus. Ayo sekali lagi. Ah. Oke, ini dia. Uh, uh, uh. Busuk. Kita ambil ini. Oke, nice. Wuh. Uh. GG. Ada mendingnya, coy. Wuduh, mantap. Alright. lumayan walaupun enggak ada kapalnya tapi ini mantap banget coy. Oke, sekarang kita langsung aja pindah tempat pakai ini aja. Mana mana? Ke sini sini sini kayaknya. Nah, let’s go. Alright kita lanjut lagi. Oke, kali ini ada kapalnya. Tembak aku, tembak aku. Terima kasih. Ayo tembak aku lagi. Biarkan aku terbang. Teleport dulu. Nice. Bikin tangga kematian. Jatuh dikit. Meningsoy ini. Oke. Alright. Sudah sampaikah? Oh, ini sudah cukup nih. Oke, kita lemparkan aja. Let’s go. Wuhu. Eh, langsung di depan ini lagi. Buset. Ah, genduru ini mengganggu sekali. Alright, itu dia. Kita tembakin dari sini. Nah, menghilang langsung. Oke, nanti kita ke situ. Dapat apakah kita ini? Uh, sharpness 4. Nice. Idih, mantap banget. Idih, ada mendingnya dong. GG. Oke, lumayan dapat diamond. Tapi ini dia artisnya. Ihi wuhu. Akhirnya kita bisa terbang, coy. Dan akhirnya elitra pun berhasil kudapatkan. Setelah itu, aku pun langsung memasukkan barang-barang yang ku dapatkan ke dalam peti. Dan tidak lupa juga membuat sebuah shooker box agar aku bisa membawa barang lebih banyak lagi. Lanjut lagi dengan membuat roket, mengambil kepala naga, dan terbang menuju NCT-nya untuk memeriksa ada apa saja yang bisa aku dapatkan di sini. Oke, let’s go. Oke, ampas. Uh, nice diamond. Oke, ini dia. Alright. Wuh. Uh, diamond bootsnya GG, coy. Let’s go. Langsung aja kita pakai. Hihi. Oke, saatnya pindah tempat. Perjalanan pun berlanjut kembali. Tapi kali ini berbeda dari sebelumnya karena sekarang aku jadi lebih cepat karena menggunakan elitra. Dan singkat cerita, akhirnya aku sampai di sebuah Ncity lagi. Dan di Ncity kali ini aku berhasil mendapatkan barang-barang yang sangat lucat dan bergiji banget. Uh, diamond. Nice. Idih. Mending. Oke, ini lagi protection 4. Mantap banget. Wuhu. Oke, cuma ini aja. Iron lumayan. Iron juga ini. Oke, gold. Ini emerald. Iron. Iron. Oke, diamond pickaxe. Nice. Let’s go. Cuma ada ini aja. Gak ada lagi yang bisa diambil. Saatnya kita puleng, coy. Sudah terlalu lama kita di sini. Let’s go cari pintunya. Nah, singkat cerita akhirnya aku berhasil kembali ke sini lagi. Dan sebelum pulang ke Overworld, tidak lupa aku mengambil telurnya yang K gunakan sebagai pajangan untuk dekorasi kamarku beserta dengan kepala naganya. Dan karena waktunya sudah sangat sempit, aku langsung buru-buru kembali ke Nether untuk mengalahkan kuang kepala tiga. Oke, let’s go. Wuhu, ini aku lupa, aku lupa, aku lupa. Makan dulu, makan dulu biar enggak mati. Oke, let’s go. Kamu tidak akan bisa mengalahkanku. Kc. Aduh, duh. Aduh, cakap lagi biar gak mati. Let’s go, let’s go, let’s go. Oke, turunlah kau. Turunlah kau. Setan. Eh, ternyata masih pakai pungul. Nah, itu dia. Oh my godness. Oh my god. Turun dulu. Turun. Oke. Wah. Ah, aku tidak mampu. Aku mencat dua level. Let’s go. Let’s go. Ye, tinggal golden level. Iya, hampir mati. Ih, seramnya ini lagi longorism. Ah, ganggu aja. Wuhu, akhirnya selesai juga. Let’s go. Akhirnya witer pun berhasil kuk kalahkan dan net star yang kudapatkan langsung aku buat menjadi sebuah bicon. Dan karena aku bingung untuk menaruhnya di mana, aku pun memutuskan untuk menaruhnya di atas atap saja. Okelah, di sini aja. Kita taruh di bagian sini. Nah, oke. Kita hancurkan dulu ini trap door-nya. Ini juga dihancurin dulu. Oke, let’s go. Hancurin. Ini juga hancurin sebelah sana. Ini kita hancurin lagi. Oke, kasih ini ililan biji. Nah, terus taruh beaconnya di sini. Oke. Terus biar enggak jelek, oke, kita taruh sini aja dah. Nah, nah, nah. Biar gak mubazir, coy. Nah, oke. Kan kalau kayak gini mantap. Oke, karena masih ada waktu sedikit, jadi aku mau keluarin dulu para warga-warga yang terkurung di dalam sini. Oke, keluar-keluar kamu. Nah, nah, nah, sudah. Sini nih. Masuk rumah sana. Udah dibikinin rumah enggak mau masuk dia. Udah enak loh di sini. Mana lagi tuh? Mana tadi? Ah, ini dia. Ayo, cepat cepat cepat pindah ke rumah. Udah dibikin rumah. Bukannya masuk ke rumah malah keluyuran. Nah, kamu sebelah sini dah. Bagus. Nah, sampai lupa aku ngurusin ini. Kita ganti dulu biar lingkungannya jadi asli dan banyak rumputnya, cuy. Kasihan mereka gak ada makan ini. Maafin aku ya, Mbek mok karena melupakan kalian semua. Yap, akhirnya petualanganku di 100 hari Danau Terpencil selesai juga dan aku sudah berhasil membuat tempat yang sangat asri untuk ditinggali oleh para penduduk untuk tempat bekerja dan juga tempat untuk pembulian. Dan tentunya semua objektifku juga sudah kuselesaikan. Maka dari itu videonya sampai di sini dulu. Jangan lupa kalian untuk subscribe channel ini, like videonya, dan coba tembusin video ini sampai 10.000 like biar aku semakin semangat untuk membuat video menarik setiap minggunya. Dan sampai jumpa lagi di video selanjutnya. Bye bye. [Musik]

100 Hari di Minecraft Hardcore Danau Terpencil
▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬

⭐Join Discord: https://discord.gg/tRdDmEfnrf
⭐ Instagram : https://www.instagram.com/dun_bo18/
Support donasi: https://saweria.co/dunbofamily

Jangan lupa untuk SUBSCRIBE, LIKE, dan SHARE ya!
Terima kasih banyak untuk supportnya 🙂

shader yang kugunakan :
https://www.curseforge.com/minecraft/customization/bsl-shaders/files

inspirasi :
* https://youtube.com/c/TheMythicalSausage
* https://youtu.be/Y4xkEudZyoM
▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬
TIMELAPSE MUSIC :
*しゃろう Sharou – Dance the Glockenspiel

* しゃろう Sharou – 2:23 AM by :

* しゃろう Sharou – 350ml Fizzy Honey Lemon Soda

* しゃろう公式 – Sheep of the Far East Dancing with the Telecaster

▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬
INTRO SONG BY JAMIE BERRY – DELIGHT :

AUTRO SONG BY TRIAL & EROR – 1 2 3 4 :

▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬
#minecraft #100hari #dunbocraft
▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬
DUNBO FAMILY
MINECRAFT DUNBO FAMILY
MINECRAFT INDONESIA
BANG DUNBO
MINECRAFT SURVIVAL INDONESIA
MINECRAFT SURVIVAL
MINECRAFT HARDCORE
HARDCORE DANAU TERPENCIL
MINECRAFT LAKE ONLY

27 Comments

Leave A Reply