100 Hari Minecraft PULAU NETHERITE Only

Di video kali ini aku ingin mencoba bertahan hidup di pulau terpencil selama 100 hari. Tapi ini bukan pulau biasa karena aku akan bertahan hidup di pulau Netheright. Ya, semua blok yang ada di pulau ini terbuat dari Netheritide. Dan tantangan aku kali ini, aku harus bisa bertahan hidup selama 100 hari. Tapi itu semua tidak mudah. Dengan semua rintangan yang harus aku jalani, aku tidak boleh mati. Karena ini semua adalah mode hardcore. Dan untuk mengawali ini semua, let’s go kita langsung saja mulai dari hari pertama. Hari pertama aku spawn di dunia netheride. Oke. Wah, ini kita bisa langsung jadi sultan tinggal di sini, Guys. Eh, tapi ini gimana cara ngambilnya, woi? Eh, ya bisa sultan sih. Tapi ini bahkan pohonnya pun nether, woi. Wah, sepertinya semua dunia ini sama, Guys. Penuh dengan kepalsuan. No. Tapi, tapi gak apa-apa, Guys. Kita gak boleh menyerah, Guys. Siapa tahu kita bisa mengambil blok-blok ini menggunakan tangan kosong gitu ya, kan? Oke, let’s go. Semangat. Mau sampai kiamat pun kita ggak bakal bisa sih ngancurin itu. Wait a minutes. Oh, wait a minutes. Ada ikan. Wih, kita masih bisa makan. Eh, itu apa terang-terang? Sepertinya ada party di sana. Let’s go. Kita harus otw ke sana, Guys. E, jangan bilang itu monumen. Tuh kan ikan dajal. No way. Langsung dapat jurus vertigo. Oh my godness. Bahkan monumennya pun terbuat dari nethered. Tapi supaya kita enggak pindah alam, sebaiknya kita jangan ke sana dulu sih. Tidak jauh dari rumah ikan dajal, aku bertemu sama bangkainya kapal Titanic. Oksigen. Wow. W. Wow. Wow. Oksigen, oksigen. Eh, ini nyawa kita tinggal dua, woi. Kita gak boleh berdiri sih, tapi gak ada salahnya sih mencoba. Aw, aww. Eh, eh, eh, eh. Enggak gak gak gak gak. Jangan, jangan, jangan. Tinggal satu, Boy. Jangan, jangan, jangan. Oke, lebih baik kita ngambil harta karun saja, Guys. Let’s go, let’s go. Oke, semoga kita dapat barang yang epic. Let’s go. Hore. Dapat makanan basi. Oke. Hah. Sepertinya ini awal kehidupanku yang buruk sih di dunia ini. Sepertinya di Nether only ini memang susah, Guys. Aku gak bisa bertahan 100 hari di sini. Eh, bentar. Itu apa? Bentar bentar bentar. Sepertinya di sana ada pulau. Wih, wait a minute. Jangan bilang itu desa. Woi, ini udah mau malam. Kita harus cepat ke sana. Let’s go. Oh my godness. Ini desa. Woi. Banyak sekali kayu di sini. Uh, wah ini pasti banyak penduduknya. I, tapi penduduknya kenapa dia loh? BTW dia dapat perahu dari mana? Jangan-jangan ada orang di sini, anjir. Heh, oh my godness. Ini kayak loh, siapa itu? Woi, pergi, pergi. Woi, pergi. Siapa itu? Woi, woi. Hei, kamu, Den. Pergi, pergi, pergi. Heh, kamu ngusir-ngusir aku, Den. Kamu ngapain di sini, Den? Kamu ngapain dekat-dekat sahabat aku ini kamu. Hah? Itu sahabatmu? Iya. Sejak kapan kamu pacaran sama Creeper, Den? Eh, heh, sahabat sahabat sahabat sahabat. Oh, sahabat sahabat ya. Kamu ternyata ada di sini. Kamu kok gak bilang-bilang kalau ada di sini, Den? Lah. Kamu mau ngapain di sini, Kapten? Gak tahu. Aku tersesat, Den. Aku aku kehabisan makanan, Den. Aku mau mati, Den. Kau punya makanan, Den? Ada ada sih. Ada sih. Mana? Minta minta, Den. Ini udah mau malam, Den. Nih. Eh, mana mana? Nih nih nih. Nah. Op, op. Oh, ini apa, Den? Oh, enak itu. Apa ini? He. Ini kerupuk gosong, Den. Kamu selama di sini makan kerupuk gosong ini kah? Iya. Mau gimana? Di sini ada hewan-hewan, Kapten. Den, aku boleh gak tinggal di sini, Den? Iya, bayar. Tapi ya. W berapa, Den? E R juta ya? 1 juta per malam. Iya. Aku mau pergi aja, Den, dari sini. Lebih baik aku mati di sana, Den. Wi. Dan akhirnya keajaiban dunia datang. Aku bisa ketemu sama desa ini dan ketemu sama Kapten Dendy. [Musik] Karena Dendy adalah orang yang sangat baik, aku dikasih rumah supaya aku bisa beristirahat malam ini. Oke, thank you, Den. Oke, Kalten. Oke, jangan lupa bayar, ya. Ah, akhirnya kita dikasih rumah sama Dandy. Oh my godness. Ini mah rumah warga, woi. Jadi kita harus istirahat sambil duduk sih sampai pagi, Den? Ha, Kapten. BTW, kamu senjatanya dari apa itu? Ini semua dari kayu. Nih nih nih. Kayu, kayu, kayu. Kamu gak punya yang batu apa, Den? Mana ada kapten ini batunya terbatas kamu tuh cuman ada di rumah warga masa dihancurin kapten Oh iya ya kasihan ya nanti rumah mereka kalau diambil ya Den ya. Iya makanya ya di hari kedua ini aku sama Kapten Dendy berinisiatif untuk membuat peralatan, senjata, maupun armor-armor yang kita butuhkan untuk bertahan hidup di pulau ini. Aku juga membuat sari roti. Dan pertama-tama let’s go kita tampol pohon di sini satu persatu. Karena di dunia ini pohon itu sangat langka. Jadi, aku harus menanam kembali pohon-pohonnya. Setelah mendapatkan cukup kayu, aku pun mulai membuat peralatan yang kita butuhkan seperti pckg, pedang, dan aku juga membuat perahu. Di hari ketiga ini aku berinisiatif untuk menjelajahi dasar lautan dan sekalian aku akan membersihkan badan mandi pagi karena 5 hari aku sudah ndak mandi. Di dalam laut aku bertemu sama berbagai macam biota laut termasuk Squidw jadi-jadian ini. Bernafas. Awas, Den. Oksigen. I yo yo yo. Si Den. Kamu mukanya gosong, Den. Kalau gitu, Den. Sudah, sudah kamu. Sudah. Kamu ngapain? Nyium lava. Setelah seharian berenang, akhirnya aku sama Kapten Dendy menemukan goa yang sangat epik. Oh my godness, Den. Main saf. Oke, let’s go. Kita langsung saja masuk. Kita cari harta karun. Let’s go. W the diamond. Hah? Diamond. The diamond diamondku. Eh, woi. Eh, diambil woi. Eh, itu punyaku, Den. Aduh. Di perjalanan aku bertemu sama rumahnya Spider-Man. Aku ambil beberapa stringnya dan aku kembali mendapatkan harta karun. Aku mendapatkan dua biji lat-lato dan beberapa biji kopi. Oke, sepertinya di sana ada chest. Wait the minutes. Oke. Uh uh uh. Uh, Frost Diamond lagi. Let’s go. Oke. Uh, akhirnya kita punya tiga. Let’s go. Sekarang kita langsung saja bikin diamond pickaxe. Oke. Oh my godness. Kita bisa ngambil ini semua, Den. Nether red. Let’s go. Punya punya aku mana kamu? Oh, kamu ya. Ini ni kamu ini, Gan. Uh, asik. Kita bisa jadi sultan den. Let’s go. Oke, sekarang kita akan langsung saja bikin nether pickaxe. Eh, kok gak bisa? Ya, aku baru ingat untuk membuat peralatan yang terbuat dari netheride, kita gak bisa menggunakan crafting table biasa, melainkan kita butuh bantuan smitting table. Karena dengan smitting table ini kita bisa membuat berbagai macam senjata maupun armor nethered. Untuk membuat smitting table aku membutuhkan bahan-bahan seperti kayu dan juga besi. Den, gawat, Den. H apaagi, Den? Kita harus bikin smeting table. Oh, iya lah. Terus aku cuman punya satu iron. Kamu punya iron enggak? E, iya, ya. Enggak ada L kapten. Heh. Kita dapat dari mana Eren ini D? E gak tahu kapten. Jangan dipukul lagi Kapten. Ha gimana? Gimana? Gimana D? Oh aku punya ide, Kapten. Den. Hah? Kamu yakin, Den. Yakin, Kapten tenang. Gimana caranya lawan dia, cuy? Ada ini. Tada. Uh, ide bagus. Let’s go. Kamu yang mancing, aku yang hajar, ya. Oke, let’s go. Oke, mulai serang, Den. Hati-hati. Kabur, kabur, kabur. Awas, Den. Awas. Uh. Gapten. Sabar. Terus, terus. Maju dikit lagi, Den. Nice. Uh, dapat K Den. Dapat, Coy. Dan akhirnya aku sudah mendapatkan empat iron. Kali ini aku bisa membuat smeting table dan aku baru sadar sesuatu ternyata tidak cukup dengan smitting table. Ternyata aku butuh satu item lagi, yaitu smitteting template untuk membuat senjata atau armor nethered. Dan salah satu cara untuk mendapatkan smeting template dengan mudah, aku harus pergi ke neraka. Aku pun sama Dendy mempersiapkan obsidiannya supaya kita bisa membuat portal. Selain obsidian, aku juga mencari grafel supaya kita bisa mendapatkan flint yang akan kita buat korek api. Setelah semua bahan sudah siap, aku pun lanjut untuk membuat portal IS Kai. Oke. A. Oh my godness. Den, bahkan Nether-nya terbuat dari nether, Ride. What? Karena tujuan kita kali ini untuk mencari smiting template, jadi aku sama Dendy harus mencari rumahnya babi ngepet atau biasa kita sebut Basren. Ah, akhirnya kita sampai, Den. Kita harus melewati dia dulu. Let’s go, Den. Serang, Den. Hm. Terus dia ke sini, Den. Awas, awas, awas, Ken. Nice. [Musik] Oke, aman, Den. Let’s go. Maju. Let’s go. Wait, wait, wait. Aku ngambil emnya dulu. Oh my godness. Semuanya terbuat dari netheright. Hah. Oke, Den. Kita harus turun pelan-pelan. Let’s go. Bisa-bisanya, Guys, masuk ke sini. Hei, penyusup. Uh, sepertinya ada chest. Let’s go. Oh. Oh. Oh. Someeting template, Den. Let’s go. Oke. Oke. Kita harus turun, Den. Tinggal dikit lagi. Let’s go. Wah, ini mana jalannya? Eh, lubang. Woi. Oh my godness. Oke, hati-hati. Satu lagi. Hap. Sebelum mengambil chest-nya, aku harus tawuran dulu sama slime jadi-jadian ini. Oke, sepertinya udah aman. Let’s go, kita langsung saja. Mana chest-nya? Nice. Oke, smeting template. Let’s go. Tahan, Den. Aman Ken aman. Ya, tahan, Den. Hemat peluru, Den. Hemat peluru, Den. Oh my godness. Ini orang-orang pada kenapa dah? He he he he. Kita gak nyerang padahal, Den. Den, aduh, gimana, Ken? Ah, lewat atas, lewat atas, lewat atas. Oke, oke. Bikin tangga, bikin tangga, bikin tangga, Den. Tangga, Den, tangga, Den. Setelah mendapatkan cukup banyak smitting template, aku pun sama Dendy otw untuk pulang. Dan kali ini kita sudah bisa mulai meracik senjata maupun armor yang terbuat dari netherite. Let’s go. [Musik] Karena diamondku juga terbatas, jadi aku akan memanfaatkan emas batangan yang aku dapatkan dari rumahnya babi ngepet untuk aku bikinin armor. Dan akhirnya kita sudah full armor kali ini. Di hari ke-16 sampai 30 ini aku beriinatif untuk memperlebar pertanian supaya stok makanan di sini itu banyak. Akan tetapi di sini aku menemukan masalah. Untuk membuat pertanian aku membutuhkan banyak sekali tanah. Sedangkan tanah di dunia ini sangat terbatas. Jadi aku harus mencari cara untuk memperbanyak tanah-tanah yang ada di desa ini. Pertama-tama let’s go kita langsung saja ambil tanah-tanahnya. Setelah itu, aku pun sama Kapten Dendy Otw pergi ke Nether untuk mengambil banyak sekali gravel. Karena nantinya aku akan mencampurkan gravel ini dengan tanah supaya menjadi corse dirt. Dengan mencampurkan bahan ini aku bisa mendapatkan banyak sekali cors. Dan untuk mendapatkan dirt aku harus mencangkul cor dirt ini dan mengambilnya kembali. Dengan cara ini, aku bisa mendapatkan banyak sekali dirt. Setelah cukup mendapatkan banyak dirt, aku pun lanjut untuk membuat pertanian. Let’s go. [Musik] [Tepuk tangan] Dan akhirnya pertaniannya sudah jadi. Dan sekarang aku tinggal menunggu gandum-gandum ini tumbuh. Dan let’s go kita langsung panen. Den. Hah? Oh, apa, Den? BTW, para petani ke mana, Den? Kok hilang semua ini? Enggak. Oh, itu itu mana? Di atas. Ee, ini caranya kita transaksi gimana, Coy? Lah itu masalahnya harus naik ke atas genteng itu. Eh, mereka naik gimana caranya, Den? Gak tahu. Mungkin jatuh dari atas, Kap. Jatuh dari atas mana? Iya. Allahu Akbar. Oh my God. Nah, sekalian di sini gak kerja, woi. Kerja, woi. Kali ini aku berinisiatif untuk barter sama para warga. Aku membeli banyak sekali permen rasa green tea. Dan kali ini aku otw pergi ke Librarian karena aku pengin mendapatkan buku-buku kesucian yang sangat epik. Dan aku mendapatkan buku Infinity dari salah satu liberarian. Tapi aku harus mempersiapkan buku untuk barter sama mereka. Aku pun langsung ambil buku-buku di sekitar sini dan aku pun langsung ambil beberapa buku. Bahkan aku mendapatkan buku efisiensi 4 yang sangat epik ini. Setelah mendapatkan buku-bukunya, aku pun langsung campurkan mulai dari infinity yang aku pasang ke bow-nya dan aku juga campurkan efisiensi 5 ke nether pickaxu. Kali ini aku berinisiatif untuk membuat base camp atau rumah pertamaku. Pertama-tama aku siapkan bahan block of nether-nya untuk membuat rumahku. Oke, kita akan bikin rumah di mana ya? Eh, wait a minute. Wow. Wow, ada Pak Komar. Woi, Pak Komar. Sejak kapan kamu ada di sini, Pak Komar? Eh, oh my godness. Spur sapling. Karena kebetulan ada Pak Komar yang menjual spur saplings, aku pun langsung membeli beberapa saplingnya dan aku pun langsung tanam bibit-bibit pohonnya karena nantinya aku bisa manfaatkan kayunya sebagai dekorasi rumah atau basecam kita nantinya. Setelah semua bahan sudah terkumpul, let’s go kita langsung bikin basecamp atau rumah pertama kita. Let’s go. [Musik] [Musik] Oke, akhirnya rumah pertama kita udah jadi. Oh, di situ ada kolamnya. Jadi kita bisa langsung mandi pagi gitu ya kan di kolam. Oke, dan sekarang kita langsung saja room tour dulu, Guys. Nah, di sini ada ruang tamu. Jadi, kalau misalnya ada tamu kita langsung sambut di sini gitu. Ini kamarnya aku. Kita bisa room tour dulu, ya. Sangat sederhana sih. Loh, Kapten apa, Den, ini luarnya mewah, tapi kok kamarnya cuman kayak kayak kayak ini kayak gini ya. Ini ini kita hidup harus sederhana, Den. Eh, memangnya kamarnya kamu kayak kayak apa, Den? Eh eh mana mana kamarmu? Mana? Di belakang. Di belakang. Mana? Mana? Mana? Mana? Ini ini. Allahu Akbar. Kamu kamarnya mewah, Den. Makanya itu, Kapten. Aku kaget, Kapten. Awas, Den. Aku habis ini mau bikin kamar yang bagus juga, Ren. Oke, tunggu-tunggu situ. Kamu pokoknya, Ren. Aduh. Du. Hei, di hari ke-31 aku memancing di belakang rumah sama Kapten Dendy dan tiba-tiba aku melihat Pak Komar kembali lagi. Woi, Pak Komar, kamu kok balik lagi? Kan sudah aku borong kemarin. Oh my God. Wih, Pak Komar jualan dark ox sapling sekarang. Oh my godness. Let’s go. Kita langsung harus beli nih. Let’s go. Thank you, Pak Komar. Thank you ya, Pak. Eh, sor sor sori. Pak, sor, Pak. Maaf, maaf, maaf, Pak. Maaf, Pak. Setelah mendapatkan dark ox saplings, aku pun langsung otw pergi ke hutan untuk menanamnya. Den, sepertinya di sini gelap, Den. Iya, Kapten. Ini pasti jadi sarangnya zombie. Zombie-zombie cantik. Jamet di sini, Den. Ah, kan aku udah bilang apa, Den? Baru dibilang awas. Ini langsung ramai di sini, asli. Eh, kapten kapten apa, Den? Sepertinya ada babi tuh. Mana babi? Iya, muncul babi. Iya. Mana, Den? Mana, Den? Eh, lah itu. Hei, ini bukan babi, Den. Apa ini kapten? Ini kucing. Oh, bagus. Iya, ini kucing gendut, Den. Uh, akhirnya kita bisa minum susu, Den. Wo, kita sehat, Den. Karena ini adalah hewan pertama yang muncul di desa ini. Aku pun langsung otw untuk titip sapi ini di rumahnya Pak Selamat. Burung, Den. Awas, Kapten. Tidur. Tidur, Den. Tidur, Den. Tidur, Den. Iya, makanya ini aku yang disuh cewek cantik lagi. Mana, Den? itu. Eh, jamet dan bantu, Den. Iya, ini. Awas. Di hari ke-33 aku menebang pohon sama Kapten Dendy. Karena kali ini aku akan membuat storage rooms. Dan untuk membuat storage rooms, aku membutuhkan satu ruangan kosong. Kebetulan di rumah kita masih ada satu lantai yang belum kita tempati. Aku pun langsung naik ke atas dan let’s go, kita langsung bikin storage rooms-nya. Let’s go. [Musik] Dan akhirnya storage room-nya udah jadi. Di sini kita bisa simpan berbagai macam item yang sudah kita dapatkan. Keesokan harinya aku sama Kapten Dendy berinisiatif untuk menyerang rumahnya ikan Dajjal. Tapi sebelum itu, aku harus siapkan makanan dan aku juga membawa susu sapi supaya kita tetap sehat di perjalanan. Setelah semuanya sudah siap, aku pun sama Kapten Dendy langsung otw ke rumahnya Ikan Dajjal. Let’s go. Aduh, capeknya lawan Dajjal. Harus berani, Den. A a tiba-tiba. Awas, Den. Kamu udah ready, Den. Ready. Ready. Ready. Oke, Den. Langsung maju. Awas langsung berenang, Den. Maju. Semangat, Den. Iya, Den. Masuk, masuk, masuk, masuk. Cepat, cepat, cepat. Aman aman di dalam. Aman. Huh, aman, aman, wei. Awas awas awas awas awas awas. M nice. Pintu, pintu, Dand. Dan ini pintu dan di belakangmu, Den. Ini pintu, pintu pintu pintu pintu pintu pintu pintu pintu. Aku pun mengeksplorasi setiap ruangan yang ada di sini. Wait a minutes. Itu apa, woi? Heh. Oh my godness. Coklat Silver Queen. Kita harus ngambil itu semua, Den. Let’s go. Selain itu, aku juga mengambil banyak sekali spons cuci piring. Awas, Den. Sepertinya di belakang. Maju, Den. Yuk, yuk. Yuk, gas. Hmm. Satu lagi. Den, belum mati. Huh, dapat SP lagi, Den. Eh, eh nyawa nyawa nyawa nyawa nyawa. Oksigen Den. Hei. Wuh, wuh. Hampir saja. Ke perahu, ke perahu, perahu, perahu, perahu, perahu. Kabur, kabur, kabur, kabur, kabur. Karena aku mendapatkan banyak sekali coklat Silver Queen dari monumen, aku pun otw pergi ke rumah untuk mendekorasi kamarku supaya terlihat lebih epik lagi. Let’s go. Nah, kalau kayak gini kan lumayan dilihat. Oke, sekarang aku mau mandi dulu lah. Ye, akhirnya mandi, Kapten. Mandi, Kapten. Mandi pagi, Den. Sudah hampir 100 hari gak mandi. Iya, Den. Ini kita mandi dulu, Den. Di hari ke-33 sampai 45 ini, aku sama Kapten Den diberi inisiatif untuk mengumpulkan banyak sekali bahan-bahan. Karena kali ini aku akan membuat pagar raksasa untuk melindungi desa. Banyak sekali bahan-bahan dekorasi yang aku kumpulkan. Bahkan aku pergi ke base remen untuk mengambil beberapa blok dekorasi yang ada di sana. Permisi, mau lewat, Pak? Eh, kepencet, Den. Eh, eh, kepencet. Sor, Den. Mau kapten. A, kepencet, Den. Setelah mendapatkan cukup bahan-bahan dari base remen, aku pun kembali pulang. Dan kali ini aku membutuhkan banyak sekali cobblestone. Karena di dunia ini cobblestone sangat langka, jadinya aku harus membuat farm cobblestone terlebih dahulu. Let’s go. [Musik] Oke, akhirnya farm cobblestone-nya udah jadi. Jadi, ini kita bisa mendapatkan banyak sekali cobblestone dari sini nih. Nah, oke sekarang kita langsung saja nyalain dan kita langsung AFK supaya kita bisa mendapatkan banyak sekali cobblestone. Let’s go. [Musik] Dan setelah semua bahan sudah siap, sekarang waktunya untuk kita membuat pagar desanya. Let’s go. [Musik] [Musik] [Musik] Dan setelah beberapa abad masehi, akhirnya pagar desanya sudah jadi. Nah, ini kalau kayak gini desa kita jadi aman, Den. Udah ada pagarnya, Den. Iya, tapi kamu itu lupa nutup pagar kayaknya, Kapten. Nutup pagar? Iya. Coba lihat tuh. Bentar, bentar, bentar. Serius? Heeh. Gimana? Heh. Oh, iya. Pagarnya lupa, D. Ditutup, Den. Nah, kan benar kan? Tuh ada penyusup. Sudah. Penyusup apa, Den? Itu tuh tuh tuh. Hah? Penyusup apanya, Den? Itu mana tuh? Kan, kan langsung ada penyusup. Den, ready, Den. Ready. Let’s go. Heh. Awas, Den. Awas, Den. Hm. Gas, gas, Den. Kamu panah, Den. Hup. H yah. Hm. Langsung mati. Ayo, Pak. Pak, Pak. Berlindung, Pak. Berlindung, Pak. Masuk rumah, Pak. Masuk rumah. Masuk rumah. tiba-tiba gak kena, gak kena. Awas, awas. Eh, awas itu sakit, cuy. Itu sakit, cuy. Awas di belakangku, Den. Heh. Nice. Oke, sepertinya di sana ada totem, Den. Let’s go. Kita ambil totemnya dulu, Den. Let’s go. [Musik] Oke. Hati-hati, Den. Ini mereka muncul di mana, woi? Eh. Wi Den, Den, Den, den. Belakang, Den. Awas, awas, awas, awas, awas, awas, awas. Allahu akbar. Banteng hitam. Den, Den, Den, masuk rumah, Den. Masuk rumah, Den. Oh, iya masuk rumah, Den. Wo, naik ke atas, Den. Oh, oke. Di sini aman, Den. Sebenarnya mereka menguasai desa, Den. Kamu gara-gara kamu, Kapten. Allahu Akbar. W anjir, aku didorong nyamuk. Ah, totemku. No way, Den. Turun, Den. Hah, serang. Let’s go. [Musik] Dan akhirnya aku sama Kapten Dendy berhasil mengalahkan pasukan Villager. Akan tetapi karena terlalu lama kita mengalahkan mereka jadinya kita tidak mendapatkan Hero of the Village. Tapi yang paling penting, kita bisa mendapatkan banyak sekali totem dan juga bendera yang sudah kita rampas dari pasukan villager. Di hari ke-61 ini aku berinisiatif untuk menanam pumpkin supaya kita bisa membuat pasukan Iron Man. Aku pun langsung ambil beberapa biji pumpkin yang aku dapetin dari bangkainya kapal Titanic. Dan tak lupa aku juga harus membuat iron block. Dan kali ini aku membutuhkan banyak iron. Tapi sebelum itu aku harus menanam pumpkin-nya terlebih dahulu. Dan tak lupa aku beri pupuk supaya pumpkinnya cepat tumbuhnya. Setelah sudah tumbuh aku pun langsung panen dan aku pun langsung gunting supaya bisa menjadi kepalanya Iron Man nantinya. Karena kali ini aku membutuhkan banyak sekali iron, jadi aku harus mencari banyak iron. Salah satu tempat yang banyak ironnya adalah di fortress. Oh my godness. Bahkan fortressnya terbuat dari nether red. What? Oke, di sini ada tangga, Den. Sepertinya di bawah. Awas, awas. He he. Den, den, nice. Oke, di sana ada chest. Semoga dapat iron. Nice. Let’s go. [Musik] Setelah cukup mendapatkan iron, aku pun sama Dendy Otw pulang dan langsung membuat block of iron. Dan setelah semua bahan sudah terkumpul, let’s go kita langsung membuat pasukan Iron Man. [Musik] Di hari ke-72, aku sama Kapten Dendy berinisiatif untuk membuat farm XP. Di mana dengan farm XP ini kita bisa memperbanyak XP kita sehingga kita bisa mengenchant senjata maupun armor kita supaya lebih epik. Dan let’s go, kita langsung membuat farm XP-nya. Let’s go. [Musik] Dan akhirnya farm XP-nya sudah jadi. Dan tiba-tiba aku sama Kapten Dendy tidak sengaja mendapatkan anaknya Valentina Rossi. Oh my godness, Den. Oh, kita bisa ambil ayamnya, Den. Let’s go. Awas, Den. Hei. Eh, awas Ken Den, ambil ayamnya, Den. Gimana caranya? Karena aku kasihan sama bocil FF ini. Jadinya aku sama Kapten Dendy berinisiatif untuk pelihara mereka semua. Setelah farming XP, kali ini aku pergi ke librarian untuk membeli banyak bookself. Karena dengan bookself ini aku akan membuat enchanting room. Selain bookself, aku juga membutuhkan enchanting table untuk membuat enchanting room-nya. Jadi, aku harus pergi ke dasar laut untuk mencari obsidian. Setelah mendapatkan beberapa obsidian, aku pun langsung membuat enchanting table. Setelah semua bahan sudah siap, aku pun langsung otw pergi ke rumah. Karena kali ini aku akan membuat enchanting room-nya tepat di samping storage roomku. Dan setelah sudah jadi, kita sudah bisa mulai untuk mengenchant. Dan kali ini aku berinisiatif untuk membuat full armor maupun tools yang terbuat dari nether. Pertama-tama aku siapkan Frost Diamond yang sudah aku kumpulkan dan aku pun mulai membuat armor maupun senjata Frost Diamond. Setelah itu barulah aku pergi ke Smitting Table untuk mencampurkan semua armor maupun senjata dengan nether. Sebelum kita mengenchant armor maupun senjata, aku membutuhkan banyak sekali permen karet. Dan untuk mendapatkan permen karet, aku bisa mendapatkannya dari kapal ship. Setelah semua bahan sudah terkumpul, let’s go kita langsung enchant persatu armor maupun senjata kita. Let’s go. Dan akhirnya kali ini kita sudah full armor maupun senjata nether. Heh, Den. Apa, Ken? Di belakangmu. Belakang. Wih. Mana apa? Sapi, Den. Oh, dan untuk kedua kalinya akhirnya ada sapi yang muncul di desa kita. Aku pun langsung membawa sapi ini dan aku nikahkan sama si Bobby. Oke, akhirnya si Bobby nikah. Woi, bocil sapi pertama kita. Let’s go. Wuh. E. Wait a minute. Weh weh. Zombieya bertelur. Wei wait a minutes. Ini zombie. E enggak. Ini ayamnya sih yang bertelur. Oke, kita bisa tetaskan telur ini. Kita tetasin, Den, ya. I. Oke. Semoga dapat ayam. Wah. Haduh. Sepertinya kita di-prank sama bocil ini, Den. Meskipun kita diprank telur palsu, tapi kali ini aku sama Kapten Dendy akan mencari telur naga. Tapi pertama-tama aku harus mencari matanya Satria Bajah Hitam dulu supaya kita bisa membuat A ender. Dan tak lupa aku harus mencari blast loot yang bisa aku dapatkan dari Ghost Rider. Maju, Den. Aw. Nice. Setelah semua bahan sudah terkumpul, aku pun langsung otw pulang dan mulai meracik bahan-bahan yang kita butuhkan. Yang paling penting kita harus membuat of Ender. Dan tak lupa kita harus siapkan makanan. Dan makanan yang akan aku bawa sekarang adalah golden carrot. Karena dengan golden carrot, kita bisa kenyang unlimited. Hah. Akhirnya kita akan meninggalkan desa ini. Kita akan perang melawan naga. Ee, Den. Hm. Apa kapten? Btw, pasukan Iron Man di mana? Iron Man kok gak ada sama sekali, cuk. Eh, iya. Eh, mereka ke mana, Den? Eh, gak tahu Kapten. Mana mereka ini? We kapten. Kapten apa, Den? I sepertinya ada apa? Iron golemnya di sana. Itu mana? Itu itu. Hei, anjir malah malah ngerumpi. Dan setelah semua bahan-bahan sudah siap, aku pun sama Kapten Dendy Otw untuk mencari strongghle. [Musik] Oke, sepertinya kita sudah sampai, Den. Nice. Sepertinya ada di bawah sana, Den. Let’s go. Kita langsung nyebur, Den. Let’s go. Sepertinya udah dekat, Den. Siap-siap, Den. Yakin, Kapten Y. Tuh kan, tuh kan. Awas, awas, Den. Cewek cantik, Den. Mana? Oh, awas, Den. Dia nyerang kamu, Den. Nice, nice. Oke, sepertinya di sini ada pintu, Den. Let’s go. Awas. Tikus. Hm. Tikus rakyat, Den. Ih. Tikus rakyat, Den. Awas, Den. Nice. Aduh, nice. Ini portalnya, Den. Akhirnya. Let’s go. Let’s go. Kita hidupin. Oke, kamu siap, Den. Siap. Siap, Den. Tunggu, Den. Makan dulu, Den. Oh, iya. Are you ready, Den? E ready. Yuk, satu dua. Let’s go. Oh my godness. The end-nya, Den. Wuduh, di end-nya gelap, Kapten. Iya, Den. Aduh. Du du du. Lempar, lempar, Den, lempar, Den. Ender Pearl, Den. Cepat, Den. Anjir, nyawaku tinggal satu, coy. Ender Pear, Ender Pear, Den. Sini, Den. Cepat, Den. Huh. Nice. Wih, langsung kamu totemnya hancur, Den. Langsung hancur, Ken. Aduh. Entar bentar. Aku punya aku punya. Hah? Punya. Ada lagi. Nah. Sip. Oke, let’s go. Kita langsung saja hancurkan tower-towernya dulu. Let’s go. Satu lagi, Den. Den. Nice. Oke. Mandi X. Let’s go. [Musik] Setelah mengambil XP tak lupa aku harus mengambil biji naganya. Aku menggunakan cara nenek moyang menggunakan torch supaya kita bisa mengambil biji ini. Nice. Telur dragon. Let’s go. Oke, sekarang kita ngambil elitra, Den. Let’s go. Wuss. Sabar, Den. Sabar, Den. Aw, Den. Masuk duluan, Den. Nice. Oke, bagus, bagus, Den. Oke, aku nyusul, Den. Let’s go. Otw. Oh my godness. Ncity-nya dong dari netherite juga. What? Maju, Den. Hah? Aku tidak takut. Eh, h satu lagi. Yap. Nice. Huh. Awas. Nice. BTW, Den. Nice. Uh. Uh. Oke, let’s go. Kita masuk, Den. Nice. Satu lagi. Yup. Sip. Let’s go. Let’s go. Let’s go. Oke, jangan lupa kita ambil minumannya dulu dan serang, Den. Let’s go. Elitra pertama kita. Let’s go! Nice. Di hari ke-82 sampai 98 ini aku bukan hanya pergi ke satu Ncity, akan tetapi aku sama Kapten Dendy mencari beberapa NC untuk kita ambil elitranya. Setelah mendapatkan dua elitra, tak lupa kita juga mengambil kepalanya naga. Setelah mengekplore Ncity, aku pun sama Dendy otw untuk pulang. Den, hmm jangan masuk dulu, Den. Oke. Oke. Seperti biasa apa? Tawuran dulu bentar. Lihat semua matanya dia, Den. Oke, sekarang kabur, Den. Dan akhirnya kita berhasil bertahan 100 hari di pulau ini. Hei, kapten kapten. Eh, apa, Den? Mereka datang lagi. Tuh, apanya itu? Tuh. Heh. Aduh. Oh my godness. Saatnya balas dendam, Kapten. Den, siapkan pasukan Iron Man yang banyak ya. Oke, siap. Oke, kita serang mereka, Den. Are you ready, Den? Oke, let’s Oh. [Musik]

BERTAHAN HIDUP 100 HARI DI PULAU NETHERITE❗️MINECRAFT HARDCORE❗️

KASIH AKU KEKUATAN 15.000 LIKE++ Dan AKU AKAN LANJUTKAN EPISODENYA❗️❗️

🔴Subscribe Channel PaYuDan :
https://www.youtube.com/payudan

🔴Join Memberships Channel PaYuDan! dan aku jadikan kalian Jenderal Terbaik di Channel ini.

🔴Playlist 100 Hari PaYuDan :

🔴Jangan lupa juga untuk ikutin Sosial Media Aku yaa :
Instragram ► https://www.instagram.com/mzahirpayudan

🔴Join Discord PaYuDan SKWAD :
https://discord.gg/FSXpq2KSga

🔴Untuk Email Bisnis kalian bisa masukan di
Email ► zpayudan@gmail.com

#oneblock #minecraft #100hariminecraft

34 Comments

Leave A Reply