Yuta, Mio Dan Baby Celine Dikejar Pak Barry Yang Berubah Jadi Putri Duyung || ROBLOX
Dia gak bisa naik ke sini, Guys. Soalnya dia bukan orang. Dia putri duyuk. Eh, eh, eh. Bisa habis tuh. Ada di dalam toilet. Ada. Awas, sabar, sabar, sabar, sabar, sabar, Pak. Berry. Mamam merasakan merasakan. Mamam. Wi wei. We wei bisa muter. Oke. Hihi. Kita di sini k meledak-ledak. Waduh, kena ledakan. Halo, Teman-teman semuanya, selamat datang kembali di dunia Faras Roblox teman-teman. Kalian udah tahu belum, Guys? Sekarang penjaranya Pak Berry kebanjiran. Tapi yang bikin Kak Yuta kaget bukan banjirnya, Guys. Tapi Pak Berrynya. Pak Berry yang berubah menjadi putri duyung dong, Mio. Iya, Mio. Pak Berrynya berubah jadi putri duyung ya, Mio. Iya, kan lihat itu lucu banget. Lihat guys di bawah sana nih. Bentar bentar. Nah, itu dia. Padahal dia udah berubah jadi putri duyung, tapi tetap bisa kentut di dalam air loh, Mio. Kak Yuta seberhatian itu. Iya. Nih, bentar nih, bentar, Guys. Dia bakal kentut di dalam air nih. Bentar, bentar. Mana kok enggak kentut? Berarti ini air kentut Pak Berry. Iya, berarti kita berenang bersama kentutnya Pak Berry. What? Nah, Teman-teman semuanya, jadi sebelum kita lanjutkan eksplorasi di Pak Berry, kalian jangan lupa, Guys, pencet dulu tombol like dan juga subscribe-nya ya. Soalnya Kak Yuta akan melihat seluruh penjara dan mencari tahu apakah penjara ini seluruhnya kebanjiran. Mio, iya. Menurut kamu, apakah seluruh penjara ini kebanjiran? Mio juga kurang tahu, Kak. Kayaknya sih kalau setinggi ini bakal seluruhnya deh. Iya. Ada apa, Seline? Hah? Ada buntut. Ada buntut. Di mana sih Baby Celin? Oh, ini dia tuh ada buntut katanya. Tuh, lihat tuh buntutnya Baby Celin keluar kelihatan. Mio. Iya. Ayo Mio. Oke, ini kita tampol dulu, Guys. Nice. Gratis. Wah, tapi di sini enggak banjir loh. Ada barang gratis. Ada badang gratis. Apaan? Wah, dikasih itu, dikasih barang gratis dong. Kita bisa ngim Oh, kita bisa klaim juga. Bisa klaim apa ini? Bisa klaim apa? Mana kok gak bisa? Harus like dulu. Engak bisa ya. Sama aja dong. Iya, enggak bisa. Harus like game-nya dulu. Oke. Loh, kok kamu udah di sini aja? Cepat banget. Kamu teleport ya? Nah, n. Oh, iya. Mio. Iya. Kita kan udah pernah main beberapa gameennya Pak Berry. Iya. Nah, game Pak Berry apa yang paling kamu suka, Mio. Aduh. Eh, Kak Yuta kaget ya? Iya. Kamu loh di perutnya Kak Yuta. Kalau Mio pasti sukanya Papopurin. Papampur soalnya banyak warna kuningnya. Uh, iya juga sih. Oh, iya. Ngomong-ngomong Pak Berry-nya kan berenang ya, Mio. Iya. Dia bisa ngejar kita enggak sih? Ah, kayaknya bisa deh. Soalnya tadi Mio perhatiin di bawah. Pak Berry hebat K berenangnya. Iya soalnya dia lihat, Guys. Nih, bentar nih. Tuh dia. Ah, ah, tidak, tidak, tidak. Eh, eh, dia bisa dilewati kalau kita di bawah. Benarkah? Dia gak bisa menyelam. Bisa tahu. Baby Lin, lu ngapain di situ? Tolong-tolong. Tuh, gak bisa. Apakah dia bisa naik ke atas? Enggak bisa. Dia gak bisa menyelam tuh. Kak Berry enggak bisa naik ke atas, Kak. Masa? Iya, kita bentar. Jadi kalau udah lewatin tangga, Kayuta akan aman. Bentar, itu Belli tolong-tolong mulu dari tadi. Mana sih dia? Itu, itu t itu. Bentar, mana Pak Berry ekornya? Pak Berry. Eh, Pak Berry kena. Wah, Kak Yuta. Ayo dong. Biasanya Kayuta cepat. Berarti kali ini Kak Yuta be ber hebat. Enggak mau ngaku soalnya ini Pak Berrynya dia ada ekornya. Wah, apa hanya? Emangnya hebat. Jadi hebat tuh. Lihat tuh. Dia gak bisa naik ke sini, Guys. Soalnya dia bukan orang. Dia putri duyuk. Eh eh eh kok bisa kok bisa kok bisa tadi waktu mio gak bisa lah. Kejacak kok bisa di naik Selin ayoin kamu mau ke mana? Sini. Oke dapat. Oke sepertinya Pak Berry udah mulai kesal. Mio. Disengin terus sampai-sampai dia kentut sembarangan. Iya benar. Dari tadi juga sebenarnya dia kentut terus sih, Kak Kita pengen lihat kalau dia kentut di air kayak gimana. Harusnya ada gelembung-gelembungnya kan. Tuh kan enggak ada cuma anginnya doang warna hijau. Mio. Ih, Kak Yuta. Udah ayo kita pergi aja. Untung bukan. Eh, Mio. Iya. Kak itu jadi keingat sesuatu deh. Apa itu? Kalau kamu berenang di situ kayaknya kamu kayak kuning-kuning ngambang. Oh, maksudnya ini bintang-bintang yang di langit. Bintang itu enggak mengambang. Tapi kalau di air sepertinya mengambang. Iya, kamu kayak yang panjang mengambang di air. Tidak apa, Selin. Awas. Ih, geser. Ayo. Kayaknya mau lewat nih. Gak ada. Bukan. Maksudnya Yuta. I katanya I itu kan sama air. Kalau Mio itu sama langit jadi Mio bintang. Ya ampun. Masa iya? Oh, di sini enggak banjir. Padahal ini area paling bawah loh, Mio. Iya, ini sekali sih. Apa beda-beda? Coba kita lihat apakah di sini airnya enggak nyampai. Enggak ada di sini. Enggak ada airnya. Jangan-jangan airnya habis tuh. Ada di dalam toilet. Ada. Eh, mau I. Maaf, maaf. Kita tutup lagi. Bisa enggak tutup lagi? Gak bisa. Sekap sekap sekap sekap. Gara-gara nyanyi Mus sampai serang. Ini kalau kamu lagi gali lubang jangan sambil nyanyi. Entar tanahnya masuk ke dalam tenggorokan. Benar kan? Tadi Mio aja nyampai batuk. Oke kita sebar dulu. Ini biasa sih kayak yang biasa ini belum ada bedanya. Seharusnya di kalau di atas banjir kan di bawah banjir ya Mio. Harusnya begitu kayaknya jatuh deh. Masa? Iya buktinya kamu masih di situ. Tidak Miu lagi peregangan dulu. Peregangan? Iya, soalnya badannya kaku-kaku. [Musik] Baby nyanyi mulu. Enggak tahu, sepertinya dia senang. Oh, iya pasti senang lah. Tadi Kayuta beliin dia ice cream. Oh, Kak Yuta beri senin doang yang dibeliin. Abra, halo Abra ngapain di sini? Eh, dia kenal Kak Yuta tahu emang iya. Iya, tadi manggil Kak Yuta. Kayak Yuta enggak dengar. Enggak, Kayta enggak dengar. Abra, halo Abra. Halo Abra. Abra kadabra. Tapi kenapa hanya Kayuta yang dipanggil? Apa dia enggak kenal Mio sama Baby Celine? Enggak kenal kali kamu enggak terkenal Mio. Ah, Kak Yuta. Kayak terkenal juga gara-gara ada Mio. Bielin malah ngisengin si Abra. Halo Abrak Kadabra. Iya kan? Iya juga sih. Sini Abrak kadabra. Ah. Nah kan Mio kena isengan Baby Selin. Mamam Baby Selen gak iseng lah. Si Abra jatuh lagi. Mana Abrak Kadabra? Ayo mana brakadabra? Jangan-jangan di sini jatuh terus, Mio. Iya benar. Ah, Kak Yutu. Ben suruh pergi dulu. Itulah Selin jangan. Bentar Mio. Begitu itu langsung loncat ya. Siap. Langsung. Bentar sabar. Hah? Sabar sabar. Eh, Baby S ngeselin. Siap Mio. Siap. Bentar hitungan Kak Yuta. Kocak. Ih, bentar kan Kak Yuta bilang bentar. Ah, Kak Yuta ikat aja itu tangan Baby Selin. Enggak bisa. Eh, coba hitungan Kuto ya. Ya, jatuh Mio. Ayo cepat Mio. Ah, kok Mio ikut jatuh? Kocak emang Mio. Ah, W aneh apa nge-lag? Ah, rasakan. Diisengin kan enggak enak kan diisengin. Ayo, Mia, cepetan Mia sebelum bisa di belakang. Ayo kita tinggalin ya. Jatuh lagi, Mio. Kita ngumpat di sini, Mio. Sini aja. Sini, sebelah sini, sebelah sini. Bentar, bentar. Ah, cepat dia ah. Mamam langsung nyangkut di bawah. Masakan makanya jangan iseng. Iya kena batunya apa saya kalian jelas apa? What? Jelas gimana orang? Kita jelas bgt. Iya kita jelas bgt tahu. Ayo sini kak. Bentar Mio. Iya. Tahu enggak baby sinin kalau punya pertanyaan kadang sering tanyanya ke chat JBT. Iya Mio tahu itu. Tapi dia bilang bukan chat GBT. Terus dia bilang chat enggak betanya. Eh, kenapa enggak bet? Berarti dia enggak bosan. Iya, chatnya enggak bosan Selin. Oke, sabar sabar. Paki ini kepalanya pakai ember. Eh, tangannya juga pakai ember. Ya ampun, ada Mio di perutnya. Enak aja. Kita lari ke sebelah sini, Guys. Ketahuan. Kita lari dulu. Menjauh, menjauh, menjauh. Menjauh, menjauh, menjauh, menjauh. Pak Berry jangan tangkap Mio. Tangkap Kak Yuta aja. Jangan Kayuta lagi lari nih dikejar-kejar gara-gara kamu nyuruh Pak Berin nangkap Kayuta. Jangan, jangan, jangan, jangan F, jangan F. Please, please, please, please. Jangan. Iya, langsung berhasil. Kayita juga langsung berhasil dong. Kamu udah bukan noob lagi di Berry ya, Mio. Enak aja. Emangnya Mio pernah jadi noob? Lah, pernah. Kamu dulu beban terus tahu di situ lama. Itu hanya kata Kak Yuta, kata teman-teman yang nonton pasti enggak ya. Ampun. Masa sih? Apa sih? Baby Sell nyanyi mulu. Sepertinya gara-gara es krim Kayuta dia jadi seperti itu. Iya. Dibeliin es krim dia senang. Oke. Mana? Besok-besok enggak usah dibeliin deh kah soalnya jadi ramei. Berisik. Kamu tuh nyangkut tahu enggak? Siapa kamu berisik nih. Nyangkut nih orang yang berisik dari tadi. Baby Kay Yuta. Ih. Lompat-lompat. Nah lompat lagi. Oke. Dari tadi kamu nyangkut. Lomba yut. Lomba. Yakin? Yakin. Mio. Iya. Ayo. Katanya mau balapan. Ya udah. Tapi pokoknya ada satu syarat. Apa syaratnya? Syaratnya enggak boleh ada yang curang. Emang selama ini ada yang curang? Siapa tuh aja begitu. Kita berdiri di garis kuning. Uh. Nah, kita berdiri di garis bau. A enggak mau. Ayo, kita berdiri di garis bau. Enggak mau. Jangan ngambek ikut. Ah, enggak mau. Ya udah, ya udah. Berdiri di garis wangi. Bukan berdiri di garis sang juara. Mana aja. Siap, ya. Siap siap. Satu, dua, tiga. Mana yah? Mio. Ditungguin. Hihi. Hihi. Entar kaita pasti bisa ngejar kamu, Mio. Ah, dia jadi jatuh. Berarti sekarang yang memimpin adalah Mio. Kayuta. Mana ada Kayuta. Enggak ada di belakang Mio. Ah, Mio yang juara dong. Maunya sendiri. Sendiri apa? Aa juara sendiri. Emang kamu enggak mau juara. Kita menentang warna bintang yang paling bagus. Wah, B Seren mengakuinya. Mentang-mentang warna bintang yang paling bagus kata Baby Celin, Guys. Loh, loh, loh, loh. Kok dia nangis? Dia jatuh sendiri, Mio yang disalahin coba, Kak. Iya, dia jatuh dua kali, Mio. Tapi kamu yang disalahin kok bisa? Entahlah, kayaknya dia pengin deh yang juara. Coba kita lihat mana anaknya. Tuh, tuh, tuh, tuh. Dia masih di sana tuh. Tu lihat, Guys. Ayo sini ayo ayo. Eh malah ngambek di situ. Nanti kalau mandi situ keburu itu tuh jalan cepatnya hilang es krimnya. Nah, kan jatuh kan ya. Tuh, jangan bilang lagi nanti dia makin marah. Terus gimana dong? Apa kita pura-pura kalah lagi aja kita jatuh? Jangan. Terus gimana? Dia harus belajar menerima kekalahan, Mio. Iya juga ya. Entar kalau kita terus-terusan belain dia, dia kebiasaan. Iya. Nah, Teman-teman semuanya, kalau sekarang kalian merasa masih kecil dan kalian tidak terima dengan kekalahan kalian, kalian harus belajar ya, Guys. Karena semakin hari kalian akan menemukan banyak kekalahan, Guys. Dan dari kekalahan itu kalian harus belajar supaya nantinya kalian bisa jadi seorang pemenang. Ya kan, Mio. Benar sekali, Teman-teman, yang dibilang Kak Yutan. Mana sekarang babyinnya? Selin ayo tinggalin lah kalau jatuh mulu. Itu ada kelinci lompat. Kelinci lompat ya. Kucing tinggal yang terakhir yah. Ayo ayo. Nah kan akhirnya sama kalian. Kenapa? Jangan begitu. Kita semua sayang sama kamu loh, Celin. Iya nih. Padahal udah ditungguin. Ditungguin loh. Eh, tapi kalau di tangga Mio malas sebenarnya sama dia, Kak. Mending Mio belakangan aja deh. Udah ya udah coba aja siapa duluan nih? Kayakta pasti bisa. Mamam. Awas. Eh awas sakan. Pasti. Pokoknya Mio naik kalau Kak Yuta sama Baby Senin udah naik. Kenapa kamu enggak bisa? Kan bukan. Aduh, Baby Challeng Miu Miu lagi gak mau rebutan aja. Ini kocak Baby Challeng dorong-dorong punya Kita mulu. Awas awas awas. Ini kamu badannya ngalangin. Ah, git lagi. Itu aja. Entar juga didorong sama baby Selin. Iya, ini udah didorong tuh. Ayo, cepetan kamu duluan. Ayo, kamu duluan aja Seline gak mau ya. Jangan dorong-dorong kalau enggak mau duluan. Oke, Guys. Kita cepat, Guys. Hap. Ih, Baby Sin. Ih. Eh, kocak. Eh, dorong-dorong punya Kayuta mulu. Awas kalau ada tali di sini Miuk ikat dia deh, Kak. Iya, ikat aja nih. Ah, oke. Dia dia udah naik Mio. Oke. Bentar, bentar. Hap. Oke. Wah, ventilasinya sangat berisik. Sekarang dia ngambek kayaknya, Guys. Lihat nih, Baby Celin ngambek. Baby Celin, kenapa kamu nangis di pojokan situ? Hah? Kamu jangan geleng-geleng kepala. Kamu mau es krim lagi enggak? Pasti mauah. Michelin mau lagi tuh lihat Mio. Mana Mionya? Mio masih berusaha. Ayo cepetan. Iya iya Mio susul ke situ. Ayo. Nah kan. Rasakan. Mamam. Hayutnya di mana? Pojok. Di belakang ini. Ini. Eh mamam. Ayo Selin ke sini ikut. Ah dia ngambek guys. Mobi shellin ngambek gara-gara tadi pas di tangga. K. Oke. Ayo Celin. Kamu harus jadi contoh adik yang baik biar teman-teman yang nonton enggak ngambekan juga. Loh. Loh, loh. Kok dia mengambang di situ? Dia bilang apa? Coba kita lihat, Guys. Dia bilang apa, Guys? E eci. Apaan tuh? Eci, apaan itu? Eci apa, mochi. Apa, Mochi. Kayaknya Kita lompat dulu ke sebelah sini. Lempat. Dia kayaknya udah duluan, Mio. Kayaknya gitu deh, Kak. Kok bisa sih dia teleport mulu? Perasaan dari tadi. Dia bukan teleport, dia pakai alat yang merah-merah itu. Oh gitu. Speed coil kan? Pakai speed coil ya? Iya di pakai speed coil terus pakai kode. Jadinya dia teleport cepat banget kayak nge-lag gitu tapi dia gak disconnect. Oke sekarang anaknya enggak ada. Mana ya itu bayangannya? Ada guys bayangannya. Tapi anaknya gak ada. Nah jatuh ke bawah bisa jatuh. Teraj juga tiba-tiba muncul di Kayuta. Awas. Ih, kamu ngapain nabrak-nabrak? Kayuta yang nabrak, Mio. Kamu enggak mau ngalah, Kak Yuta? Ya enggak mau ngalah sama adik lah. Itu bibisnya udah di atas lagi. [Musik] Jatuh kan? Tapi dia sengaja kali ini, Kak. Mana sekarang? Anaknya hilang. Di bawah dia itu dia. Oh iya. Udah balik lagi aja cepat. I juga mau pakai ah. Knya juga capek ah. Awas, awas, awas, awas, awas, awas, awas, awas. Ah. Aduh. Ni kalian terburu-buru mak jadi enggak bisa. Jatuh kamo. [Tertawa] Mie atas, mie bawah. Mie bau. Mio mio. Kayuta. Ah, M jatuh mulu. Sagan. Ah, lompat lompat. Mamam. Ini dulu waktu pertama kali Kayuta main Pak Berry Berry Prison Run, Guys. Kayak Yuta sering banget jatuh di tempat ini. Tapi kalau sekarang Kayuta udah jago, Guys. Udah jadi udah hebat di tempat ini soalnya udah pernah main beberapa kali. Mana Kak Mio? Sabar, Bi. Selin kok kamu nyangkut. Baru juga dibilang nyangkut, kamu teleport mulu. Perasaan dia. Bisa-bisanya teleport mulu loh Mio. Benar kah? Iya loh. Mia mana? Enggak ada. Kayak Yuta mana? Kayuta udah sampai ya. Elah cepat banget. Oh itu dia. Si kuning lambat. Si kuning sang juara. Sang juara kok lambat? Mana ada ini buktinya paling depan le. Lah itu kamu pakai apa? Paling depan pakai alat. Alatnya warna apa? Warna red. Red itu bikin kamu apa? Udah ya saja alatnya. Yuhu. Mana mana mana lah itu dia. Eh, guys. Awas awas ada kabur. Ada Pak Berry di giginya Pak Berry. Ada Mio. Enak aja. Ah, Kak Yuta menyebalkan. Beneran beneran nih. Benar ya? Benar. Mana? Ih, kok gak bisa sih? Iya, kok enggak bisa? Eh, bisa, bisa, bisa. Eh, Pak Berrynya udah datang nih. Bentar, Guys. Bentar, Guys. Di giginya Pak Berry ada Mio tuh kuning tuh. Lihat tuh. Tuh, tuh di gigi. Hei, Kak Yuta tuh ada kamu. Tidak semua yang warna kuning itu Mio, ya. Tapi giginya kuning. Ii iyei. Tapi kenapa kalau kuning bintang kata Kak Yuta bukan? Eh eh nyangkut. Hap. I dong kalau yang bagus-bagus bukan dia nyangkut lah. Enggak k ayo lomba perosotan sesuai garisnya. Hah? Lomba perosotan sesuai garisnya. Mio di sebelah kanan karena pertama datang. Sabar Baby Silin di tengah. Aku. Hei ei hei tidak curang B pakai pinggir yah. Dadah dadah dah lah lu kok nyangkut K nyangkut ye. Balik badan dong Kak Yuta. Aku dulu ye. Aku duluan. Tidak tidak awas awas awas awas awas. Mo. Awas awas awas awas awas. Kaita duluan. Awas awas awas. Babelin. Mamam kesemuanya kait tinggal. Rasakan. Ini dia musuhnya Mio. Apa laser ini mah? Easy. Masa kamu masih gagal juga di sini? Bukan karena gagal tapi karena merah. Kenapa karena merah? Terus kenapa Kayuta ketawa kalau Kayuta enggak merasa? Hah? Mentang-mentang Kakayuta warna yang merah jadi Kayuta itu bentuknya kamu. Yes, that’s right. Eh, loh Biselin bisa teleport mulu. Udah di sini aja. bilangin dong jangan pakai itu lah. Dia cepat banget loh. What? Bisanya curang ya? Kamu pakai kode ya. Kok bisa telepon? Cepat banget ya. Enggak tahu saya. Enggak tahu ya gak tahu kok tanya saya kata Bobi Shelin begitu ya. Kayak Yuda tahu itu rahasia malah ditanya ya enggak bakal dikasih tahu lah. Ya juga sih. Bentar bentar. Gunakan papan logam untuk melewati kan udah tadi tembak lengan. Nah, ini dia. Loh, kok baberinnya bukan ini? Bukan bukan apa namanya putri duyung. Oh, iya ya. Iya. Ini robot baber biasa. Mungkin karena ini udah di darat, Kak. Oh, iya juga. Awas, sabar, sabar, sabar, sabar, sabar. Pak Berry. Mamam merasakan merasakan. Mamam. Wei wei bisa muter bisa muter. Awas awas. Set. Lagi, lagi [Musik] lagi. Yihi. Kita sini guys. Waduh, kena ledakan lah. Itu kena ledakan langsung mental, Mio. Iya, ya. Kak Mio. Mio langsung masuk ke dalam sini, Kak. Kok bisa langsung ke situ? Kakak dadah. Langsung mental M ke situ. Sabar Taita masih baru naik. Awas jangan di situ. Kena tabrak. Tabrak nih sama Kayutan nih. Jangan orang Mio udah di depan. Itu hanya bayangan Mia. Mamam. Pasukan khusus berarti. Pasukan khusus yang ganteng. Eh, ganteng dari mana ya? Itu tulisannya aku meninggoy. Hah? Kok bisa? Bisa bisanya mening kok bisa kena laser. Kena laser. Laser di mana? Berry. Masa kamu kena laser di berry? Emang berrynya ada lasernya? Kan enggak ada lasernya. Kena. Aku nembakin le. Oh, gitu. Ya udah kalau gitu Kita akan kejar Ko. Lihat Mio enggak mau dikejar. Dia pakai speed coil. Tidak? Iya. Kamu pakai speed coil enggak? Udah dilepas. Ah, tadi kamu pakai speed coil. Habisnya mobilnya berhentinya masih jauh. Iya, mobilnya berhentinya jauh banget di sono, guys. Oke, bentar bentar Kita naik lagi di sini. Udah lama kita enggak main Pak Berry ya, Mio. Iya, udah lama sekali soalnya katanya Baby Senin bosen. Iya, Pak Berry. Tapi padahal Kayuta suka banget main Pak Berry, Guys. Seru Pak Berry itu. Ini adalah salah satu game yang pertama kali saat main Roblox Kak Yuta itu pertama kali main game-nya Pak Berry, Guys. Oh, ya. Kayaknya jadi teringat sesuatu deh, Guys. Teman-teman semuanya, coba kalian yang pernah main game Roblox ya, Guys. Kalian waktu pertama kali main game Roblox, game apa yang paling kalian eh yang pertama kali kalian mainkan, Guys? What? Game apa yang pertama kali pernah kalian mainkan? Terus game yang paling kalian sukai juga apa? Kalian komen di bawah. Jangan bilang komen Kak Mio bau ya. Nanti kalian bakal dilempar sama Kak Mio. Apa-apa, Kak? Enggak, enggak. Ayo ke sini enggak kabur. Kayu tidur kabur. Tidak kabur guys. Ayo guys kabur guys. Mia masih di atas guys. Kabur kabur kabur kabur. Takut. Sini kalau berani. Itu enggak nungguin Baby Cin. Oh iya baby challine. Bien s ketinggalan ya. Oh ini nih banjirnya sampai sini. Oh iya iya banjir. Jangan-jangan yang kebanjiran itu cuman area penjaranya aja, Kak. Masyaall tapi ini bisa dibuka enggak sih? Ini enggak bisa kita buka kah? Ini ini bisa kita buka enggak sih, Guys? Gak bisa, Guys. Padahal ini baru mau Kaita pencet. Kalau Kita pakai bakok tembak lah. Lah, kok matanya ke atas? Lah, balik lagi, mantul lah. Lah, gak bisa ditembak ternyata. Biasanya ada jalan rahasia ke sini. Bentar, bentar. Kita harus ngebut dulu guys. Biasanya ada jalan rahasia. Hap. Enggak ada lagi lagi. Di sini ada tombol tapi enggak bisa dipencet. Iya, biasanya ada rahasia di sini. Bentar, Kakak cari. Enggak ada di sini. Enggak ada jalan yang tembus. Enggak ada dong. H di aku ada tempat di atas. Mana? Iya, di kamu ada tempat yang tempel. Iya, Tomat. Ini kayaknya kita udah selesai ya, Mi? Udah. Nah, Teman-teman semuanya, akhirnya kita sudah mengeksplorasi penjara Pak Berry yang kebanjiran. Ternyata enggak seluruh ruangan itu kebanjiran, Guys. Cuma di ruangan pertama terus yang mau masuk ke dalam WC juga cuma itu aja ya kayaknya begitu. Iya, kayaknya cuma itu deh, Guys. Tapi Pak Berrynya berubah menjadi apa? Jadi putri duyung. Putri duyung. Dan juga siapa di kalian yang suka putri duyung? Jangan lupa pencet tombol like dan juga subscribe-nya. Bye byye. Bye bye. Oh iya, Teman-teman, Kak Yuta lupa. Kak Yuta juga main game Sakura loh. Kalau kalian mau nonton, kalian tinggal ketik aja di YouTube namanya Dunia Faras 2. Nah, yang ini ya, Teman-teman. Nanti di sana Kak Yuta dan Kak Mio bakal main game Sakura yang banyak banget nyeritain cerita hantunya loh. Jangan lupa di-subscribe ya, biar kita tambah semangat lagi pas bikin kontennya. Bye-bye. [Musik]
#Game
#Games
#Roblox
32 Comments
Kak yuta keren kak mio beban
Aku Brookhaven
Tidak
Aowo
Saya
KK yuta aku minta pertemanan yang nama ya Nur semoga di balas❤❤❤
KK yuta aku minta pertemanan yang nama ya Nur semoga di balas❤❤❤
Mio bau😂🎉 kayu terganteng
Kakyutakakmiobeban
Aku yuta Mio
😊😂❤❤🎉🎉
Mio bau😂😂
Ini
Fjikkjjkjmmnknjjkj🤲🕷️🕷️
Udah liat video ⭐️𝑰𝑺𝑻𝑨𝑵𝑨𝙱𝙴𝚃17⭐️ yang baru belum? Wajib sih
❤🎉😢😮😊100000000000000000000000
Leo beban
😊 lagu ladang download sekolah download kereta mau jadi semangka sama saling sama Kamil kakak bilang
Akumah CNGGAKMANMAN hah❤❤❤❤❤❤🪿
24:53 24:53 24:53 24:54 24:54 24:54 24:57 24:57 24:58 24:58 24:58 24:58 24:59 24:59 24:59 24:59 25:00 25:00 25:00 25:00 25:01 25:01 25:01 25:01 25:01 25:02 25:02 25:02 25:03 25:03 25:03 25:03 25:04 25:04 25:04 25:04 25:05 25:05 25:05 25:05 25:06 25:06 25:06 25:07 25:07 25:07 25:08 25:08 25:08 25:09 25:09 25:09 25:09 25:09 25:10 25:10 25:10 25:10 25:11 25:11 25:11 25:11 25:12 25:12 25:13
Kak YUTA adek ku bilang Kamu jelek
Kqeei😂😂ddffgjuibv😂🎉fghjjo😢😮😅😊gfjooop😂tujjkkmk
Kayuta gawat ba nget banjir gawat 😂😂
Mio beban dulu 😂😂
Kayuta gawat ba nget banjir gawat 😂😂
Kayuta gawat ba nget banjir gawat 😂😂
MIO CURA
Moo bebae
Pak berry
Bebi Celine cantik dan imut banget 😍😍
ihh selin jahat banget sih
ih selin jahat seli dorong dorong kak yuta sama marai kak mio 🤬
Mnvcgjjgccdddrtukjbvvvnmmnklllllhgddxcdddeeeeujjkokllkbvvffghjjjnbbvgjkkmnnbbb😮😅❤