MIPAN & ZUZUZU ADOPSI BAYI AKUDAV MISKIN SAMPAI JADI BAYI AKUDAV KAYA DI MINECRAFT!
Halo semuanya, Guys. Hari ini aku akan lanjutin lagi bermain Minecraft survival-nya, Guys. Dan hari ini, Guys, aku akan menjalani hidup menjadi bayi yang sangat miskin sampai menjadi bayi kaya raya, Guys. Dan aku akan diadopsi sama Mipan dan Zuzuzu. Let’s go, Guys. Wah, akhirnya, Guys. Ini adalah hari pertama aku menjadi bayi, Guys. Lihat aku masih bayi miskin di sini, Guys. Ya ampun, miskin banget aku, Guys. Ini enggak ada yang mau adopsi aku. Ayo dong, siapapun adopsi aku. Aku ingin sekali diadopsi. Mana ya? Ada yang adopsi dong. Loh, itu datang Zuzuzu. Zuzuzu jadi bapak-bapak. Bapak-bapak kaya. Zuzuzu adopsi aku. Wah, ada anak kecil. Iya, Bapak Zuzuzu tolong adopsi aku dong. Bapak Zuzuzu ayo adopsi aku sekarang juga. Wah, tapi anak kecilnya miskin enggak mau. Ya ampun, kok kamu enggak mau? Karena aku miskin, kamu jelek. Wah, jahat sekali Zuzuzu. Ayo Zuzuzu adopsi aku. Aku ini lucu dan imut. Lihat saja tuh. Aku sangat lucu sekali kan. Pasti kamu suka Zuzu. Kamu tidak pantas untuk aku yang kaya raya. Wah, parah sekali, Guys. Zuzuzu tidak mau adopsi aku karena aku masih miskin. Ya ampun, kamu dasar miskin. Waduh, Guys. Zuzuzu enggak mau adopsi aku. Dia guys, karena aku miskin. Ya ampun, nasib menjadi bayi miskin guys. Tapi enggak apa-apa. Kita akan mulai perjalanan kita sampai menjadi kaya raya. Ayo dong, siapapun. L ada Mipan. Wah, Mipan di sini menjadi ibu miskin. Halo, Mipan. Halo, Ibu Mipan. Adopsi aku dong jadi anak kamu. Ada anak kecil yang imut. Yey. Mipan, kamu mau adopsi aku, Ibu Mipan. Wah, di sini ada Mipan dan Zuzu guys. Aku diadopsi sama mereka. Ayo, Mipan, adopsi aku dong. Wah, kamu bisa bicara. Iya, aku kan sudah besar. Aku mau adopsi kamu. Aku bakalan membawa kamu. Yang benar. Wah, yang benar. Kamu akan membawa aku dan mengadopsi aku. Iya, beneran. Yeay. Ayo, let’s go. Ayo, let’s go. Cepat. Aku bisa ikutin kamu. Aku mau kamu menjadi anak aku. Yeay, let’s go, Guys. Gak apa-apa walaupun Mipan miskin ya, Guys. Karena hanya Mipan yang mau mengadopsi aku. Ayo, let’s go kita pulang. A few moms later. Wah, di mana rumahnya Ibu Mipan? Di mana rumah kita? Wah, ini guys, rumahnya si Mipan jelek banget. Ayo anak aku. Oke, let’s go. Let’s go. Yeay. Yang penting gak apa-apa guys. Yang penting aku ada yang mau adopsi aku guys. Wah, ini rumah kita. Wah, jelek sekali rumahnya. Masuk, masuk. Oke, oke. Siap-siap aku masuk. Wah, sangat sempit. Jadi begini, Guys. Kita menjadi bayi miskin. Tapi tidak apa-apa yang penting aku dikasih sayang. Yang penting aku punya ibu dan disayang, Guys. Tidak apa-apa walaupun rumahnya sangat sempit. Yeay, keren banget. Aku diadopsi sama Ibu miskin, Guys. Kamu hari ini bakalan mulai tinggal di sini. Siap, Ibu Mipan. Aku akan tinggal di sini. Lalu apa tantangan berikutnya? Aku menjadi seorang bayi. Aku ingin menjadi bayi yang kaya. Cita-citaku. Dan hari ini kamu akan bersekolah. Wah, aku akan bersekolah. Yeay. Aku akan bersekolah. Akhirnya aku akan pergi ke sekolah. Aku tidak sabar untuk pergi ke sekolah. Apa yang harus aku lakukan? Ini ada uang untuk kamu. Wih, aku dikasih uang sama Mipan. Yeay. Mana uangnya? Wah, uang. Terima kasih. Let’s go, guys. Wah, aku dikasih uang. Tapi ini uangnya berapa? L 5o, Guys. Wah, ini uangnya 5 dolar. Baiklah, Guys. Aku akan coba pergi ke sekolah, Guys. Let’s go. Saatnya kita pergi ke sekolah, aku akan bersekolah, Guys. Karena aku masih bayi dan masih anak-anak. Aku tidak diantterin, Guys. Karena aku masih miskin. Jadi kita akan pergi untuk naik bis ya, Guys. Let’s go. A few moms later. Akhirnya, Guys. Perjalanan sangat jauh dari tengah kota. Wah, akhirnya aku sampai juga ke buis, Guys. Dari rumah ke sini jauh banget, Guys. Ini perjuangan aku, Guys. Harus naik bis karena gak punya mobil. Nah, itu dia suir beast-nya. Halo, Pak. Aku ingin naik bis. Wah, dia kayak noob di Roblox, Guys. Tidak, kamu tidak boleh naik bu. Kamu tidak punya uang, kamu miskin. Wah, tidak. Ya ampun, Pak. Aku punya aku punya uang. Tenang-tenang. Aku punya uang. Nih, lihat aku punya uang untuk naik bis. Itu masih kurang. Itu hanya Rp5.000. Untuk naik bis harus Rp10.000. Rp10.000. Wah, tidak. Please, Pak, izinkan aku masuk. Aku ingin pergi ke sekolah. Please, ya ampun, aku diusir, Pak. Please, please. Ya ampun, aku ingin naik buis. Aku harus pergi sekolah sekarang juga. Aku tidak punya uang lagi. Aku hanya Rp5.000. Pergi dari bisaku. Jangan kotor-kotorin bisaku. Aku tidak boleh masuk. Uang aku kurang, hanya Rp5.000. Bagaimana caranya aku bisa mendapatkan Rp10.000, Guys? Aku harus mencari 5.000 lagi, Guys. Wah, itu ada orang. Wah, orang kaya. Pasti dia punya R5.000, Pak. Pak, bagi aku R5.000. Aku ingin naik bis, Pak. Bagi aku R5.000. Ya ampun, dia gak mau dengerin aku, Pak. Beri aku R5.000. Ah, ah, tidak. Ya ampun, aku hanya ingin naik bu. Ya ampun, kamu masih saja ingin naik bis. Kamu itu tidak punya uang. Wah, bagaimana ini, Guys? Aku tidak bisa naik bus untuk pergi ke sekolah. Aku harus mencari 5.000 lagi. Wah, itu lihat, Guys. Di sana ada seseorang. Itu sepertinya nenek-nenek, Guys. Bagaimana kalau kita minta ke dia? Minta 5.000 supaya kita bisa naik bu. Halo, Nek. Nenek. Halo. Please, Nek. Berikan aku uang. Uang. Aku butuh uang. Tolong berikan aku uang, Nek. Aku butuh R5.000 nih. Please, please 5.000 aja untuk aku naik. Bis, tolong, tolong ada maling. Aku akan telepon polisi. Oh, tidak, Nek. Jangan telepon polisi. Aku bukan maling. Aku orang baik hanya ingin minta uang. Tolong maling. Aku telepon polisi, ya. Wah, tidak, Nek. Ya ampun, polisi datang. Wah, ampun, Pak. Dasar kamu maling ya. Kamu ingin maling nenek-nenek. Oh, tidak, Pak Polisi. Aku tidak ingin maling nenek-nenek aku. Aku butuh uang. Aku ingin naik bu. Tidak, kamu ini pasti maling. Dasar miskin. Cepat pergi dari sini. Wah. Iya, iya, Pak Polisi. Ampun, ampun. Aku akan pergi. Ya ampun, Guys. Susah sekali jadi bayi miskin, Guys. Aku hanya ingin meminta uang, tapi tidak bisa, Guys. Malah dikira maling dan dilaporin ke polisi sama nenek-nenek itu. Coba, Guys, aku pulang saja. Siapa tahu ibu aku masih punya uang, Guys, untuk aku naik bis. A few moms later. Wah, akhirnya guys. Aku sampai juga di rumah ibu aku lagi. Let’s go guys. Kita minta. Semoga saja dia masih punya ya guys. Halo, Ibu. Ibu, aku minta uang. Wah, selamat datang. Selamat datang, Ibu. Uangnya kurang. Aku tidak bisa pergi ke sekolah naik bu. Aku butuh R5.000 R lagi. Wah, aku sudah tidak punya uang lagi. Ya ampun, Ibu Mipan sudah tidak punya uang lagi. Soalnya uangnya sudah aku habisin untuk beli mainan kamu. Wah, beli mainan aku. Wah, kamu membelikan mainan untuk aku, Ibu Mipan. Wah, baik sekali. Wah, banyak banget mainannya. Yeay. Terima kasih. Akhirnya aku dibeliin mainan. Lihat, Guys. Baik banget aku dibeliin mainan. Jadi uangnya habis, Guys, karena dibeliin mainan. Gimana sekolahnya? Aku belum pergi ke sekolah ini. Aku masih kurang 5.000. Aku mau cari uang dulu. Bye bye. Let’s go, Guys. Kita lanjut lagi. Di sini aku punya lima mainan, Guys. Mungkin mainan ini aku bisa jual, Guys. Aku bisa jual ke orang untuk mendapatkan R5.000. Ini ada lima mainan. Satu mainan bisa aku jual 1.000, Guys. Supaya aku bisa pergi ke sekolah. Aku udah sangat tidak sabar untuk pergi ke sekolah, Guys. Jual ke siapa, ya? Ayo kita coba cari orang, Guys. Hah? Itu dia. Mungkin kita bisa jual ke dia. Halo, Pak. Aku mau jual lima mainan ini untuk R5.000. Mau tidak? Wah, lima mainan Rp5.000. Murah sekali. Mau? Mau? Bentar ya, aku ambil uang dulu. Oke, siap. Ayo, Pak. Aku tungguin. Nah, ini dia nih. Silakan diambil dulu mainannya. Nah, ini dia 5 dolarnya. Terima kasih ya. Wah, sama-sama. Akhirnya aku berhasil jual mainan, Guys. Lihat, akhirnya aku dikasih, Guys, R5.000 sama R5.000. 5.000 dari ibu, 5.000 dari jual mainan. Rp10.000, Guys. Akhirnya aku udah bisa naik bis. Let’s go. Akhirnya guys, setelah penantian yang sangat lama, setelah bekerja keras, aku punya juga Rp10.000, Guys, untuk naik bu ke sekolah. Halo, Pak. Aku ingin naik bis. Ayo, Pak, kita naik bu sekarang. Ya ampun, kok aku masih dipukul? Pergi sekarang. Kamu itu tidak punya uang. Cepat. Tidak, tidak, tidak, Pak. Aku punya uang. Hah? Ini lihat, lihat, lihat. Aku punya Rp10.000. Wah, mantap. Baiklah, ayo masuk. Oke, let’s go. Yey. Oke, kita berangkat guys. Let’s go. Aku tidak sabar. A few moms later. Akhirnya, Guys. Aku sampai juga di sekolah. Dan lihat guys, karena aku sudah melewati beberapa rantangan seperti naik bu dan mendapatkan uang, aku naik level, Guys. Yeay, aku naik level. Sekarang lihat baju aku, Guys. Sudah tidak jelek seperti yang pertama dan aku sudah sampai di sekolah. Aku lihat, Guys. Sekolah aku besar sekali. Aku sangat tidak sabar untuk sekolah hari ini, Guys. Pasti aku akan ketemu teman baru. Oh iya, Guys. Karena aku sudah naik level, lihat, aku sudah mendapatkan uang. Yeay. Aku mendapatkan Rp100.000, Guys. Oke, let’s go. Ayo kita masuk ke dalam sekolah. Aku sangat tidak sabar. Let’s go, guys. Sate kita sekolah. Wah, itu ada teman baru kita. Halo, kamu namanya siapa? Namanya John dan juga Angel. Wah, ada si miskin. Kata si John. Ya ampun, aku bukan miskin. H, kamu anak kecil ngapain di sini? Ya ampun, kamu kan juga anak kecil. Pasti kamu gak pernah mandi ya. Ya ampun, enak saja aku mandi. Aduh, sakit. Tidak. Ini sekolah enggak boleh di sini. Kok aku enggak boleh sekolah di sini? Iya, orang miskin tidak boleh sekolah di sini. Ini khusus orang kaya. Di sini sekolah elit. Ya ampun, kalian berdua jahat sekali. Masa aku tidak boleh sekolah di sini? Ya ampun, aku tidak miskin. Aku punya uang. Ah, tidak. Dia pembully. Sudah, Guys. Kita biarkan saja dia, Guys. Ya ampun, dia ganggu sekali. Aku harus sembunyi dari dia, Guys. Aku harus sembunyi dulu untuk sementara. Tidak, aku harus sembunyi. Aku harus sembunyi, Guys. Aku tidak mau berteman sama mereka. Mereka sangat jahat sekali, Guys. Oh, itu dia. Mereka ngatain aku miskin, Guys, dan mengusir aku dari sekolah ini. Ya ampun, jahat sekali mereka, Guys. Wah, parah sekali ya, Guys, sekolah ini. Padahal sekolah ini bagus. Wah, ini pasti pelajaran ini, Guys. Pelajaran apa ini namanya? Fisika. Ini pelajaran fisika, Guys. Dan biologi. Ini apa, Guys? Wah, ini kantin. Kebetulan sekali aku lagi lapar, Guys. Hah, itu dia ada Pak, Bapak kantin. Halo, Pak. Saya ingin pesan makanan. Wah, kamu ingin pesan apa? Memangnya kamu mempunyai uang makanan. E bakso. Bakso ada enggak? Ada bakso. Dan di sini semua makanan harganya Rp150.000. Ya ampun, kenapa malas sekali, Guys? Sepertinya ini adalah tantangan berikutnya, Guys. Aku harus mencari Rp50.000 R supaya aku bisa beli makanan dan naik level ke berikutnya, Guys. Tapi bagaimana caranya, ya, Guys? Aku mendapatkan Rp50.000, Guys. Sepertinya, Guys, aku harus kerja apapun supaya aku bisa mendapatkan uang, Guys. Oke, Guys. Aku harus cari cara bagaimana mendapatkan Rp50.000 supaya aku bisa makan bakso. Dan kita akan naik level. Wah, itu ada siapa itu? Uh, ada teman kita, si Angel. Ya ampun, dia seperti lagi keberatan, Guys. Wah. lihat guys, kamu kayaknya keberatan sekali ya. Halo Angel, kamu mau aku bantu tidak? Wah bantuin dong. Aku berat sekali nih tasnya. Wah, kamu mau dibantuin, tapi ada syaratnya. Kamu harus membayar aku Rp50.000. Aku akan bawain itu kamu ke kelas. Wah, baiklah. Hanya Rp50.000. Nah, ini dia. Silakan ambil tas aku. Aku sudah tidak kuat. Uang mah tidak ada apa-apanya untuk aku. Wah. Oke. Oke. Mana? Berikan tasnya ke aku. Oke. Aku akan bawain ke kelas kamu. Let’s go, guys. Mari kita bawa. Waduh, berat sekali ini. Kamu bawa apa? Oke, sekarang aku harus bawa ke mana ini? Ayo, cepat ikut aku ke kelas. Oke. Oke. Baik. Wah, tunggu bentar. Ya ampun, begini banget, Guys. Untuk aku menjadi bayi kaya ini. Aku masih bayi miskin, Guys. Tapi kalau aku berhasil mendapatkan Rp50.000, Ibu, aku akan naik level. Ini berat banget. Kamu bawa apa ke sekolah? Dia bawa apa ke sekolah ya, Guys? Wah, di sini kamu kelasnya di sini. Wah, masa sih di sini? Di sini tidak ada kelas. Eh, maaf. Aku salah. Kelas aku di sebelah sana. Apa salah? Kelas kamu di sebelah sana. Ya ampun, Guys. Aku harus balik lagi. Baiklah. Aduh, tidak, Guys. Berat banget. Tolong, ini dia bawa apa, Guys? Aku penasaran banget. Bentar, aku coba cek dulu, ya, Guys. Dia bawa apa? Ya ampun, dia bawa batu ke sekolah. Pantesan aja berat, Guys. Waduh, dia bawa batu ke sekolah. Iya, iya, tunggu sebentar. A few moments later. Wah, akhirnya sampai juga. Oke, baiklah. Ini tasnya. Oke, aku udah berhasil membawakan untuk kamu. Ya ampun, kamu ada-ada saja. Wah, baiklah. Tenang. Aku banyak uang. Ini dia. Wah, terima kasih. Yey, akhirnya aku berhasil, Guys. Uang aku Rp150.000. Let’s go, Guys. Ayo kita beli makanan. Aku udah sangat lapar. Aku tidak sabar untuk naik ke level berikutnya. Halo, Pak Kantin. Aku mau membeli bakso satu. Ya ampun. Kamu lagi, kamu lagi. Kamu kan tidak punya uang. Tenang saja, aku punya uang Rp150.000, kan? Ah, ini dia nih, Pak Kantin. Silakan diambil Rp150.000. Nah, tuh lihat banyak kan. Wah, iya. Baiklah, tunggu sebentar aku buatin ya baksonya. Wah, baiklah aku tunggu. Ye, akhirnya guys, kita bisa beli makanan juga guys. Mari kita tunggu. Oh, itu dia guys. Ayo cepat. Aku sudah lapar. Yey, mantap. Rich man shop. Wah, namanya ini adalah bakso orang kaya guys. Oke, semoga kamu suka dan menikmatinya ya. Oke, siap, Pak Kantin. Terima kasih. Oke, Guys. Ternyata kita makan diam-diam karena tantangan kedua berhasil aku lakukan dan aku akan naik level. Let’s go, mari kita makan. Nyam nyam nyam nyam nyam nyam nyam. Yeay, akhirnya aku naik level, Guys. Yeay. Lihat, Guys. Aku sudah mulai kaya. Yeay. Dan aku mendapatkan uang sangat banyak. Lihat, aku mendapatkan 1 juta uang, Guys. Uh, aku sekarang menjadi anak yang kaya dari yang anaknya miskin, Guys. Oke, tapi aku masih tidak puas. Aku masih mau tetap kaya. Let’s go. Mari kita cari, Guys, bagaimana cara kita bisa tetap kaya dan mendapatkan banyak uang. Karena aku ingin menjadi bayi yang paling kaya di dunia, Guys. Let’s go. Sepertinya ada yang bermain di sebelah sana. Wah, sepertinya asik sekali, Guys. Bagaimana kalau kita samperin ya, Guys, dan main bersama. Halo semuanya, aku boleh ikutan gak sama kalian? Wah, kamu lagi miskin. Kamu tidak boleh ikutan sama kita. Iya, ini khusus orang kaya. Wah, tidak, tidak. Ya ampun, kenapa aku masih dibully? Aku tidak miskin. Aku udah kaya dan punya banyak uang. Hha, kamu pasti bohong kan? Ya ampun, aku tidak bohong. Aku beneran tidak. Aku boleh ikutan enggak main? Please, aku pengen main di sini juga. Wah, kalau kamu ingin main sama kita, bagaimana kalau kita balapan saja? Oke, let’s go. Kita ikut kalian. Tenang, aku pasti menang balapan. Yang penting aku bisa main di taman bermain. Di mana kita balapannya? Let’s go, guys. Kita ikutin mereka, Guys. Kita ikutin mereka. Oh, di sini balapannya. Oke, baiklah. Aku tidak takut. Hitungan tiga. Sat 2 t. Ya ampun, curang banget aku dipukul-pukul, Guys. Let’s go. Kuuktikan aku adalah lari yang sangat cepat. Kamu tidak akan bisa menang. Noob, kamu noob. Aku akan menang. Let’s go. Let’s go, guys. Let’s go, guys. Supaya aku bisa main di taman bermain. Let’s go. Lari lari lari lari lari lari lari lari. Hereka larinya lemah banget. Mereka pasti jarang olahraga. Aku yang pasti menang, Guys. Oke, Finish sudah di depan, Guys. Finish sudah di depan. Aku pasti menang. Let’s go. Dadah kalian semua. Aku yang menang. Sedikit lagi, Guys. Dan ye, aku menang. Kamu berdua. kalah. Kamu tidak boleh main di taman bermain. Wah, kamu beruntung aja. Aku memang jago. Dadah. Sate kita bermain di taman bermain. Mereka kalah, Guys. Balapan lari sama aku, Guys. Let’s go. H. Seru banget. Loh, kok kamu datang lagi? Kamu kan sudah kalah, katanya kamu kaya. Iya, aku sudah kaya. Lihat nih, aku sudah punya banyak uang. Ya ampun, begitu saja bangga. Kamu tidak sekaya kita apa tidak sekaya kalian? Iya, lihat kita berdua punya mainan diamond. Apa kalian berdua punya mainan diamond? Wah, keren banget. Betul kan kamu miskin? Ya ampun, kalian kaya sekali. Tidak. Pergi jauh-jauh dari sini. Ini punya kita tempat bermainnya. Wah, baiklah kalau gitu aku pergi saja dari sini. Tidak, Guys. Ternyata mereka lebih kaya dari aku, Guys. Wah, bagaimana ya, Guys? Supaya aku bisa mempunyai mainan dari diamond. Aku mau juga, Guys. Seperti mereka. Aku harus mencari diamond yang banyak. Tapi di mana? Loh, itu seperti Zuzuzu, Guys. Wah, iya Zuzuzu kaya, Guys. Ayo, Guys, kita coba dekatin. Oh, iya namanya lihat Bapak kaya si Zuzu di sini jadi bapak-bapak kaya. Oke, baiklah. Bapak kaya Zuzuzu kamu mau adopsi aku tidak? Please adopsi aku. Aku ingin menjadi super kaya sekali. Wah, baiklah. Sepertinya kamu sudah tidak miskin seperti sebelumnya. Iya, aku sudah naik level. Aku sudah melewati beberapa tantangan. Sekarang aku ingin punya mainan diamond supaya menjadi kaya raya. Oke, aku akan adopsi kamu. Yeay, Zuzuzu adopsi aku, Guys. Aku akan membeli semua mainan di dunia. Aku butuh diamond. Butuh diamond yang banyak. Kamu punya diamond tidak, Zuzuzu yang banyak? Wah, diamond punya dong. Yeay. Akhirnya guys, akhirnya tantangan berikutnya aku akan berhasil punya mainan diamond seperti yang lain supaya aku menjadi bayi yang sangat kaya. Yeay, akhirnya berhasil juga. Ini dia mainan yang dari diamond. Aku berhasil menyelesaikan tantangan berikutnya dan aku akan naik level, Guys. [Tepuk tangan] Yeay, akhirnya, Guys. Aku udah menjadi sangat-sangat kaya. Oke, Guys. Kita coba tanya Zuzuzu lagi, Guys. Apakah aku bisa semakin kaya? Wah, Zuzuzu. Apakah kita bisa lebih kaya dari yang sekarang? Zuzuzu, aku ingin lebih kaya lagi. Bisa dong pastinya. Bagaimana Zuzuzu? Supaya aku bisa lebih kaya dari sekarang. Tapi kita harus merampok, Bang. Dan itu cuman kamu yang bisa karena kamu masih kecil. Merampok, Bang. Wah, baiklah. Ayo kita lakukan supaya kita bisa menjadi sangat kaya. Iya, karena kau masih kecil tidak akan dicurigai. Wah, wah. Let’s go. Ayo, Zu, Zu. Oke, aku bisa antar kamu sampai bank. Ayo, cepat. A few moments later. Wah, akhirnya sampai juga ini banknya. Oke, siap Zuzuzu. Aku akan masuk ke dalam supaya kita bisa menjadi lebih kaya raya. Let’s go, guys. Wah, apa ini, Guys? Wah, lihat banyak tempat penyimpanan. Tapi di mana, ya? Uh, ini kah, Guys? Wah, ini sepertinya semacam teka-teki atau gimana ini, Guys? Seharusnya di sini, Guys. Ini tempat penyimpanannya. Aku harus segera mencarinya, Guys, sebelum polisi datang. Wah, ini dia. Banyak banget, Guys, uangnya. Wah, banyak banget. Ini ada 200 juta lebih, Guys. Let’s go. Oke, berhasil. Zo Zu, aku berhasil. Let’s go, Guys. Lihat aku berhasil. Yeay. Berhasil, Guys. Uang kita sangat banyak. Yeay guys, misi yang ini aku berhasil juga. Berarti aku akan naik level, Guys. Wah, aku sudah sangat kaya sekali, Guys. Lihat susuzu. Aku udah menjadi bayang sangat kaya sekali. Wah, keren banget. Ayo kita pulang. Kita beli rumah yang sangat mahal. Wah, ayo let’s go. Ayo, Zuzu. Akhirnya sampai juga. Ini rumah kita. Wah, besar sekali, Guys. Gimana rumah baru kita? Keren Suzuzu. Ye, akhirnya perjalanan kita selesai, Guys. Dari awalnya aku sangat miskin, tidak diadopsi sama siapa-siapa sampai akhir aku pelan-pelan naik level menjadi sangat-sangat kaya, Guys. Kita beli furnitur dulu soalnya rumahnya masih kosong. Oke, enggak apa-apa nanti kita isi di dalamnya. Yeay. Yang penting sekarang aku sudah menjadi bayi yang paling kaya di dunia, guys. Yeay. Jadi terima kasih buat kalian semua yang sudah nonton cerita kita sampai habis ya, Guys. Terima kasih juga buat kalian sudah klik tombol like dan juga subscribe-nya. Jadi guys, sampai jumpa lagi di video kita lainnya. Bye bye guys. Dadah. [Musik] Yeah.
Follow AKUDAV di :
▶Roblox : kosongduasatu
▶Tiktok : https://www.tiktok.com/@akudav_?lang=id-ID
▶EMAIL : 021teamanage@gmail.com
▶Channel MIPAN & ZUZUZU Main Roblox : https://www.youtube.com/@MipanZuzuzuRoblox
▶Channel AKUDAP Roblox : https://www.youtube.com/@AKUDAP
▶Channel Animasi : https://www.youtube.com/@mipanzuzuzuanimasi
Tags
#minecraft
#mipanzuzuzu
#akudav
21 Comments
Telat 4 jam😢
"akudav menyukai komentar anda" andai kan🙁
😂😂❤❤❤❤❤nda mau
😭😭😭😭😭😭
Jadi bayi lucu
bete
Bang punya Roblox gak coba cek nofikasi Roblox no
Om akudav aku liat om ada di tv vtv jam 7 malam
Anakku seneng banget nonton ini di VTV😊
Akudav ayo Mabar sama ak ak dah subscribe
Om masuk tivi tau
Ak udah ngirim in pertemanan
Lucu banget
Miskin 😂😂😂😂😂😂😂x
Kasihan banget banya aku daf dan kasihan sekali bayi aku udah punya miskin 🥺🥺🥺🥺😭😭😭
ehhhh aku liat kamu di TV jam 8 malam seru
Halo bang
😂😂😂😂😅😅
ZUZUZU Parah😢
om durhaka masa ibu mipan yang miskin di tinggal😂😂
7 jam lalu